Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 Turut Diikuti Jamaah Thariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah

0
36

Merawat NKRI dengan Zikir

Amirariau.com – Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 di Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau diikuti oleh Jama’ah Tariqat Naqsyabandiyah Alkholidiyah Jalaliyah Dipimpin oleh Guru Mursyid Buya DR. Syekh Muhamad Nur Ali M.Hum, dengan tema merawat NKRI dengan Illahi. 17/08/19.

Dilansir dari revolusi.co.id, Peringatan HUT RI ke-74 yang diikuti para jemaah thariqat naqsyabandiyah al kholidiyah jalaliyah yang sedang melaksanakan ibadah suluk di rumah suluk Desa Tangga Batu, Kecamatan Tanjung Medan, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, diwarnai dengan kegiatan dzikir dan doa.

Puluhan jemaah suluk dibawah pimpinan DR Syekh Muhammad Nur Ali, M.HUM mengikuti rangkaian upacara pengibaran bendera merah putih bersama pelajar dan Pemerintah Desa Tanjung Batu.

Kehadiran para jamaah suluk ini menjadi paradigma istimewa pada barisan peserta upacara lainnya. Seorang pimpinan barisan jamaah juga turut memberikan laporan kepada pemimpin upacara.

Kepada awak media, Kepala Desa Tangga Batu, Mukhlisin Siagian menuturkan “Kami merasa bangga dan bersyukur upacara HUT RI ke 74 di desa ini diikuti oleh para pimpinan thariqat, para syekh muda, khalifah dan jemaah suluk. Semoga perayaan kemerdekaan RI tahun ini mendapat berkah ilahi”.

Upacara bendera tersebut juga diisi dengan rangkaian doa yang dipimpin oleh Muhammad Syukron S.Pd.i, seorang syekh muda jemaah thariqat naqsyabandiyah al kholidiyah jalaliyah.

Sebelumnya, puluhan jemaah thariqat ini melaksanakan ibadah suluk dengan berzikir di rumah suluk yang berada di kawasan lapangan C tempat upacara HUT RI desa Tangga Batu. Para suluk ini melaksanakan kegiatan ibadah selama 5 hari yang betepatan dengan HUT RI 17 Agustus 2019.

“Malam sebelum perayaan HUT RI kami diperintahkan oleh Mursyid Syekh Muhammad Nur Ali agar mengikuti upacara bendera perayaan HUT RI bersama masyarakat. Kegiatan ini juga merupakan ibadah suluk karena merawat NKRI dengan Illahi,” tutup Syukron. (Amira)