UE Kembali Gelar Pameran Pendidikan Tinggi

0

 

Eropa (AmiraRiau.com) – Eropa menawarkan banyak institusi pendidikan terbaik di dunia. Untuk mendapatkan lebih banyak informasi terkait kuliah di Eropa, Delegasi Uni Eropa di Indonesia menyelenggarakan European Higher Education Fair (EHEF) 2020 edisi ke-12, hingga 27 November 2020. Pameran pendidikan Eropa terbesar di dunia yang kali ini digelar secara virtual diikuti 140 institusi pendidikan tinggi terkemuka dari 12 negara Uni Eropa.

Kedua belas negara itu adalah Belgia, Perancis, Jerman, Italia, Belkamu dan Denmark. Lalu Spanyol, Irlandia, Finlandia, Swedia, Hungaria, Polandia, serta Inggris dan Swiss. Demikian siaran pers dari Delegasi Uni Eropa di Indonesia, Kamis, 25 November 2020.

Menurut QS World University Ranking 2020, ada 381 universitas di Eropa (38 persen) di antara daftar Top 1.000 universitas. Sesuai daftar Peringkat Universitas Dunia 2021 yang disusun oleh The Times Higher Education, lebih dari 500 universitas dari 1.500 universitas terbaik di dunia berlokasi di Eropa.

Selain menjanjikan destinasi studi yang unggul, Eropa juga menawarkan banyak manfaat yang menyenangkan bagi pelajar internasional untuk belajar di sana. Lebih dari 4.000 pelajar Indonesia berangkat ke Eropa setiap tahunnya. Secara keseluruhan terdapat lebih dari 8.500 mahasiswa dan dosen Indonesia yang saat ini sedang menuntut ilmu di Eropa.

Tujuh Alasan
Pada dasarnya, ada beberapa alasan umum masyarakat dunia menentukan Eropa sebagai tujuan studi, sebagaimana disamapaikan di siaran pers. Pertama, demi peningkatan karir. Sebagaimana diketahui, Eropa merupakan tempat penjelajahan rasa ingin tahu manusia yang didukung melimpahnya teknologi dan sumber daya manusia. Belajar dan bekerja di sini akan membuka kemungkinan tak terbatas bagi talenta di seluruh dunia yang berambisi untuk meningkatkan potensi mereka.

Kedua, pilihan universitas dan jurusan tak terbatas. Menurut riset Beyond the States, lebih dari 300 perguruan tinggi dan universitas Eropa menawarkan lebih dari 1.761 program S1 dalam Bahasa Inggris. Begitu juga, untuk program S2 yang tersedia ddi lebih dari 5.329 program dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris di 475 universitas.

Eropa juga menawarkan lebih dari 100 ribu program studi, mulai dari tingkat sarjana, magister, doktoral, hingga studi jangka pendek. Programnya juga sangat variatif. Mulai dari seni hingga zoologi. Dengan banyaknya pilihan, dapat lebih leluasa memilih jurusan sesuai minat.

Ketiga, biaya pendidikan terjangkau dan peluang beasiswa beragam. Belajar di Eropa terkenal karena harganya yang terjangkau. Bahkan, ada pula yang menawarkan pendidikan cuma-cuma alias gratis. Dibandingkan tujuan pendidikan luar negeri di negara lainnya, sebagian perguruan tinggi di Eropa bahkan menetapkan biaya yang lebih murah.

Tidak hanya itu, pemerintah dan universitas di Eropa juga menawarkan beasiswa atau peluang bantuan keuangan untuk membantu calon mahasiswa non-EU untuk belajar atau melakukan riset di Eropa. Uni Eropa sendiri menyediakan beasiswa bagi pelajar di seluruh dunia untuk kuliah di Eropa. Setiap tahunnya, 1.600 pelajar dan dosen Indonesia memperoleh beasiswa dari Uni Eropa melalui berbagai macam beasiswa.

Lalu keempat, pendidikan dan penelitian di sini kelas dunia. Setiap tahun, Times Higher Education meninjau universitas-universitas terbaik di dunia dan menyusun peringkatnya berdasarkan sistem pembelajaran dan pengajaran, lingkungan yang mendukung penelitian dan pengaruh penelitiannya di dunia, serta reputasi yang dimilikinya.

Sesuai daftar Peringkat Universitas Dunia 2021 yang disusun oleh The Times Higher Education, lebih dari 500 universitas (dari 1.500 universitas terbaik di dunia) berlokasi di Eropa. Universitas-universitas Eropa menawarkan pendidikan berkualitas dengan standar tinggi, metode pengajaran mutakhir dan kurikulum yang diperbarui untuk mengasah pemikiran kritis dan keterampilan teknis.

Kelima, tempat yang menyenangkan. Mengejar gelar pendidikan tinggi kerap dirasakan penuh tekanan. Oleh karena itu, kualitas hidup dan kebahagiaan secara keseluruhan adalah faktor yang harus dipertimbangkan ketika menentukan lokasi untuk menuntut ilmu.

Menurut Laporan Kebahagiaan Dunia 2020 versi PBB, tujuh dari sepuluh negara paling bahagia di dunia terletak di Eropa. Negara-negara tersebut adalah Finlandia, Norwegia, Denmark, Iceland, Swiss, Belkamu dan Swedia. Tentu menyenangkan melakukan studi di negara-negara tersebut!

Alasan keenam kaya budaya. Uni Eropa adalah rumah bagi 24 bahasa resmi dengan dialek yang tak terhitung jumlahnya. Sambil belajar, kamu juga akan tenggelam dalam budaya lokal di sana. Meski banyak universitas menawarkan program studi dalam Bahasa Inggris, tetap bebas mempelajari bahasa lokal di kelas yang ditawarkan oleh universitas tersebut.

Ketujuh, pilihan berlibur yang menyenangkan. Banyak kota-kota di Eropa dengan kampus favorit menjadi tujuan wisatawan mancanegara. Dengan visa pelajar yang dimiliki, pelajar bisa bepergian ke seluruh negara anggota Uni Eropa dan menikmati keindahan suasananya tanpa perlu mengajukan berbagai visa berbeda.

Tidak hanya relatif murah bepergian dengan kereta api, bus, atau mobil untuk pelajar, negara-negara Eropa juga relatif dekat satu sama lain yang akan menghemat waktu bepergian. (Rls)