Tangis Haru Iringi Pemakaman 2 Warga Sumedang Korban Tsunami

Tangis Haru Iringi Pemakaman 2 Warga Sumedang Korban Tsunami

Sumedang, AmiraRiau.Com-Dua dari empat korban tsunami Selat Sunda asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang tewas saat berwisata di Pantai Carita, Banten, sudah dimakamkan. Tangis haru keluarga mengiringi proses pemakaman.

Pantauan di lokasi, Senin (24/12/2018) siang, jenazah Ita Puspitasari (35) dan Rida (40) dimakamkan berdampingan di tempat pemakaman keluarga, kawasan Cibeusi, Jatinangor, Sumedang. Suami serta anak Rida yaitu Uyanto dan Rizal menyaksikan langsung prosesi pemakaman. Keduanya tak henti menangis.

Sementara itu, untuk korban tewas, lainnya Fani (35) dan Fico (6) dimakamkan di Kota Cimahi, Jawa Barat. Pemakaman ibu dan anak ini menunggu kedatangan suaminya yang merupakan anggota TNI.

“Fani dan Fico akan dimakamkan di Kota Cimahi, menunggu kedatangan suaminya yang saat ini bertugas di Libanon,” ucap Uyanto, ayah dan kakek korban, sebagaimana dilansir detik.com.

Tangis Haru Iringi Pemakaman 2 Warga Sumedang Korban TsunamiPemakaman warga Sumedang korban tsunami Selat Sunda. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Agusman Koswara (38), perwakilan keluarga, menyebut keempat korban tengah berada di dalam vila saat tsunami menerjang pesisir Banten, Sabtu (22/12).

“Mereka sedang tertidur, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri,” ucap Agus.

Baca juga: Cerita Pilu Ibu Hamil Tewas Akibat Tsunami Selat Sunda

Agus mengungkapkan gelombang air laut langsung menyapu pesisir pantai termasuk vila yang dihuni oleh keluarga besarnya. “Kita sampai terbawa arus sekitar satu setengah kilometer. Di sana banyak vila dan rumah hancur semua,” tuturnya.

Sementara itu, Agus menambahkan, keluarga lainnya yang selamat yaitu Nanang dan istri saat ini masih menjalani perawatan intensif karena luka serius.

“Pak Nanang rahangnya patah sama punggung. Istrinya luka-luka,” kata Agus. (e2)

(sumber foto: dtc)

Previous Data Korban Tsunami Anyer & Lampung Pukul 07.00: 281 Meninggal dan 1.016 Luka-luka
Next Cerita Pilu Ibu Hamil Tewas Akibat Tsunami Selat Sunda

About author