Tabrakan Bus Sibualbuali vs Kita Bersama, 1 Tewas dan 6 Luka-luka

0

ROHUL, AMIRARIAU.COM-Kecelakaan lalulintas di Rohul kembali terjadi. Dua bus penumpang lintas propinsi yakni, Sibualbuali dan Kita Bersama tabrakan di jalan lintas Km 226/227 Desa Tambusai barat, Tambusai, Rohul, Ahad subuh (4/10) pukul 05.00 WIB. Kecelakaan lalulintas itu

Informasi yang dihimpun di TKP dan Polsek Tambusai menyebutkan, akibat lakalantas itu seorang penumpang bus Sibualbuali, Nurhawani br Harahap (57) tewas, dan enam penumpang lain luka-luka.

Bus Sibualbuali nomor polisi (Nopol) BB 7021 FA, dikemudikan Wildan Hasibuan (30) warga Desa Tanjung, Ulu Barumun, Padang Lawas, Sumatera Utara (Sumut), membawa 8 penumpang bergerak dengan kecepatan tinggi dari arah Pasirpangaraian, Rohul, Riau, menuju arah Sosa Kabupaten Padang Lawas, Sumut.

Setibanya di jalan umum KM 226/227 Desa Tambusai barat, Rohul, diduga bus bergerak ke kanan jalan. Di saat bersamaan, dari arah berlawan datang bus CV. Kita bersama Nopol AA 1694 AA dikemudikan oleh Juniardi Siregar (30) warga Desa Hiteurat, Halongonan, Padang Lawas, Sumut yang membawa 25 penumpang.

”Sehingga terjadi tabrakan cukup keras di jalan lintas provinsi tersebut,” ungkap Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Paur Humas Polres Ipda P. Simatupang kepada wartawan, Ahad siang (4/10).

Ipda Simatupang menerangkan akibat Lakalantas maut itu, seorang penumpang bus CV. Kita Bersama bernama Nurhawani br. Harahap (57) warga Desa Bincar Padang Sidempuan, Sumut, meninggal di tempat kejadian perkara.

Sedangkan 3 penumpang lagi luka-luka, yakni Osambal Oo Marunduri (35) warga Nias, Safirudin Nduru (30) karyawan PT. Torganda, dan seorang Balita bernama Leli Kristiani (2 bulan) warga Kerinci, Pelalawan.

”Sementara 21 penumpang Bus Kita Bersama lainnya tidak mengalami luka,” tambahnya.

Dari kecelakaan itu, seorang penumpang bus Sibualbuali bernama Noserius (16) warga Nias Sumut juga mengalami luka-luka. Sementara tujuh penumpang lain tidak mengalami luka.

”Baik sopir bus Sibualbuali dan bus Kita Bersama juga mengalami luka. Kerugian material sekira Rp 20 juta,sementara korban luka sudah mendapatkan perawatan di klinik sekitar TKP,” jelas Simatupang. (Yus)