Sunaryo Sebut Efektivitas Perda Tergantung Pemprov Riau

Pekanbaru, AmiraRiau.Com-Wakil Ketua DPRD Riau Sunaryo mengatakan tahun 2018 pihaknya berhasil mensahkan Perda sebanyak 26 Perda dari total keseluruhan 51. Sebagian yang belum tuntas bisa dimasukkan lagi pada Program Legislasi daerah tahun 2019.

Sunaryo mengatakan minimnya pengesahan Perda tersebut bukan karena tidak bekerjanya Dewan, melainkan Dewan ingin membuat Perda yang berkualitas sehingga tidak harus selesai dalam setahun saja. “Kita punya Prolegda ada usulan dari Komisi dan Provinsi. Jadi tidak mesti harus selesai setahun tapi bagaimana kualitas Perda itu bagus, “ujar Sunaryo, Minggu (30/13), dilansir tribunpekanbaru.com.

Upaya yang dilakukan agar kualitas Perda itu bagus maka menurut Sunaryo dengan cara kerjasama bersama kampus di Riau diantaranya Universitas Riau dan Universitas Islam Negeri Suska. “Makanya kita kerjasama dengan kampus dalam penyusunan naskah akademik. Kualitasnya paling penting, daripada kuantitas, “ujarnya.

Selanjutnya tidak hanya itu setelah dibentuk Perda tersebut juga bisa dijalankan artinya sudah matang persiapan semuanya, sehingga tidak ada lagi Perda yang disahkan namun tidak bisa jalan akibat terbentur dengan masalah lain. “Untuk efektivitas Perda tentu tergantung Pemerintah Provinsi Riau nya yang menjalankan. Makanya harus ada persiapan yang matang, “ujarnya.

Dari 51 Prolegda tahun 2018 memang hanya setengahnya belum bisa dijadikan Perda karena berbagai hal termasuk terbentur persoalan lain dan sebagainya. “Sekarang 26 sudah kita selesaikan dan ada juga dimasukkan lagi pada 2019. Sebagian besar dilanjutkan 2019, “jelas Sunaryo.

Sebagaimana diketahui sebelumnya Kepala Biro Hukum dan HAM Setdaprov Riau Ely Wardani mengatakan tahun ini sebanyak 26 rancangan peraturan daerah (Ranperda) Riau disahkan tahun ini jadi Peraturan Daerah (Perda). (e2)

Sunaryo. (f: int)

Previous Update Korban Tsunami Selat Sunda: 431 Orang Tewas dan 7.200 Luka
Next 3 Bibit Siklon Tropis, Riau Diprediksi akan Terdampak Angin Kencang

About author