Soal Karhutla, Legislator Riau Minta Pemerintah Melakukan Kajian Empiris

0

Pekanbaru, AmiraRiau.com-Karhutla (kebakaran hutan dan lahan) merupakan peristiwa yang cenderung terjadi setiap tahun di Provinsi Riau, yang menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi daerah dan masyarakat. Apa upaya agar derita yang bersumber dari karhutla itu bisa segera tercarikan jalan keluar terbaiknya?

”Hendaknya pemerintah dan instansi terkait melakukan kajian empiris untuk jangka panjang dalam penanganan karhutla agar tidak terjadi lagi,” ujar Wakil Ketua DPRD Riau, Zukri Misan. Menurut politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini, pemerintah dan instansi terkait jangan hanya melakukan penanganan secara temporar seperti turun ke lapangan bila terjadi karhutla.

”Itu sifatnya penanganan sementara,” tambah politisi dari Daerah Pemilihan Pelalawan dan Siak itu. Yang diharapkan masyarakat, menurut Zukri, adalah penanganan yang bersifat permanen sehingga peristiwa seperti itu tidak terulang lagi, dan cenderung setiap tahun, terutama pada musim kemarau.

Pada bagian lain, Zukri mengaku mengapresiasi langkah-langkah yang diambil pemerintah Riau yang menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) per 11 Februari hingga 31 Oktober 2020. “Kita apresiasi langkah tepat yang dilakukan Pemprov Riau yang menetapkan siaga darurat Karhutla. Artinya tidak menunggu titik api besar baru kalang kabut dalam penindakan,” katanya. (ismi)

Zukri Misan. (f: int)