Simulasi Penanganan Kebakaran, Balaikota Pekanbaru Mendadak “Mencekam”

Simulasi Penanganan Kebakaran, Balaikota Pekanbaru Mendadak “Mencekam”

SUASANA Kantor Walikota Pekanbaru yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman mendakak “mencekam”.  Suara sirene ambulan saling bersahutan. Ratusan pegawai yang mengenakan seragam korpri tampak melihat ke atas lantai 2 kantor Walikota. Di sana terlihat kepulan asap. Sementara petugas dari Damkar sibuk menyelematkan korban. Korban kemudian dimasukkan ke dalam mobil ambulance yang sudah disiapkan.

Setelah korban berhasil diturunkan dari atas lantai dua dengan menggunakan tali. Tidak lama berselang empat petugas turun dari lantai dua dengan berseluncur menggunakan tali. Petugas pun berhasil memadam api dan menyelematkan korban. Aksi penyelamatan korban yang terjebak dalam kebakaran di bangunan bertingkat tersebut merupakan simulasi dalam rangkaian memeriahkan HUT Korpri ke 47 di Kota Pekanbaru.

HUT Korpri ke 47 , Kamis (29/11/2018), diwarnai dengan kegiatan simulasi kebakaran di bangunan bertingkat. Kegiatan itu berlangsung di Kantor Walikota Pekanbaru serta peluncuran Call Center Pekanbaru Siaga 112  Semua emergensi. Baik bencana maupun kejadian di lingkungan. Bisa terhadap warga maupun binatang. Seperti beberapa waktu lalu kita sudah uji coba dengan adanya warga yang melapor keberadaan satwa siamang di kabel listrik, alhamdulillah bisa teratasi dengan cepat.

Dalam kesempatan itu, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Republik Indonesia (RI) Ahmad M Ramli didamping Walikota Pekanbaru Firdaus MT secara resmi melucurkan layanan panggilan kedaruratan atau call centre 112.

Layanan yang diberi nama Pekanbaru Siaga 112 ini diluncurkan bertepatan dengan peringatan HUT Korpri ke 47 di Halaman Kantor Walikota Pekanbaru, Kamis (29/11/2018). Apel HUT Korpri ke 47 dihadiri seluruh Forkopinda dan pejabat dan pegawai di lingkungan Pemko Pekanbaru.

“Penyediaan layanan ini merupakan tolak ukur dari pembangunan kota smart, yang kita tahu bahwa Walikota Kota saat ini sangat konsen dalam mewujudkan pekanbaru smart city madani, kita yakini program ini akan sangat membantu kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru saat menghadapi situasi yang darurat,’’ kata Direktur Ahmad M Ramli yang mengapresiasi peluncuran call centre 112 di Pekanbaru. “Dengan diluncurkan layanan call center 112 ini, maka Kota Pekanbaru merupakan Kota ke 26 yang memiliki layananan kedaruratan,” ujarnya.

Sementara Walikota Pekanbaru Firdaus MT mengatakan, bahwa call center 112 tersebut merupakan pelayanan tanggap darurat yang terpadu dan terintegrasi ke semua instansi.

“Call center 112 merupakan pelayanan Pekanbaru siaga. Semua layanan terintegrasi. Baik pemadam kebakaran, kesehatan, lalu lintas, kebersihan dan lainnya. Dengan tim yang siaga 24 jam,” katanya.

Firdaus menuturkan, call center 112 tidak hanya diperuntukkan keadaan darurat yang menimpa masyarakat saja. Tapi juga bisa digunakan untuk keadaan darurat yang menimpa hewan atau binatang. (tpc/e2)

Previous Jadi Inspektur Upacara Korpri, H Bustami HY Bacakan Sambutan Presiden RI, Joko Widodo
Next Ditemukan, 3 Mayat Tanpa Identitas di Selat Malaka

About author