Sesuai Formulasi Naik 8,74 %, Ini Besaran UMK Kota Pekanbaru yang Diajukan

0
Ilustrasi : starberita.com

Pekanbaru, AmiraRiau.Com – Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru mengusulkan besaran Upah Minimum Kota (UMK) Pekanbaru untuk tahun 2018 sebesar Rp2.557.486 atau meningkat delapan persen dibanding UMK tahun 2017 ini.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Disnaker Kota Pekanbaru, Johny Sarikoen MT di Pekanbaru, Selasa (14/11) yang menjelaskan bahwa besarannya sudah sesuai formulasi.

“Untuk besarannya sesuai formulasi naik 8,74 persen menjadi Rp2.557.486,” ungkap Johny.

Johny mengungkapkan untuk besaran kenaikan UMK yang diajukan ke dewan pengupahan Provinsi Riau tersebut sudah diketahui oleh Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus ST.MT. Nanti setelah dari dewan pengupahan akan diserahkan ke Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman untuk disetujui.

“Sekarang rekom dari kita dan pak Wali sudah di pengupahan Provinsi, untuk diteruskan ke Gubernur,” ungkap Johny.

Johny juga berharap angka UMK dapat disetujui Gubernur Riau pada 21 November mendatang, sehingga pihaknya bisa langsung mensosialisasikan besaran hak karyawan di Kota Pekanbaru.

“Mudah-mudahan sesuai ketentuan, 21 November bisa diputuskan Gubernur,” katanya.

Sedangkan untuk penetapan angka UMK tersebut dihitung melalui formulasi angka UMK yang akan datang sama dengan UMK sekarang ditambah inflasi dan pertumbuhan ekonomi Nasional.

UMK Kota Pekanbaru tahun ini sebesar Rp2.352.570. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau sendiri sebelumnya telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp2,46 juta. (AP)