Sempena HUT Rohul, Bupati Tandatangani 7 Prasasti Proyek Pembangunan

0

ROHUL, AMIRARIAU.COM-Sempena HUT Rohul ke 16, Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi untuk memperkenalkan sejumlah proyek pembangunan yang telah selesai dibangunnya semasa 10 tahun memimpin daerah yang di juluki negeri seribu suluk, Senin (12/10)

Hal itu dibuktikan, sejumlah pembangunan fisik yang menjadi ikon Kabupaten Rokan Hulu itu, dilakukannya penandatanganan prasasti terhadap sejumlah pembangunan fisik yang dibiayai melalaui APBD Rohul selama menjabat sebagai kepala daerah dua periode.

Mesti pembangunan yang dilaksanakan itu telah dimamfaatkan oleh masyarakat, namun akan menjadi sebuah kenangan bagi dirinya sebagai seorang yang pernah membangun daerah negeri seribu suluk, setelah kembali ditengah masyarakat.

Penandatangan prasasti sebagai bentuk peresmian dari tujuh proyek pembangunan yang telah selesai dibangun Pemkab Rohul itu seperti Institut Sains Al-Quran Syekh Ibrahim yang dibangun pada masa pemerintahan Drs H Achmad MSi periode 2006-2016.

Selanjutnya Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pengaraian, Komplek Bina Praja Kabupaten Rohul, Pasar Pedro, Komplek Dataran Tinggi Pematang Baih, Gedung Daerah Ismail Suko, Bundaran Ratik Togak.

Turut disaksikan Wakil Bupati Rokan Hulu Ir H Hafith Syukri MM, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tokoh Masyarakat Rohul dari Pekanbaru dan Jakarta.

Usai menandatangani prasasti, Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi kepada wartawan, menyebutkan, sejumlah proyek pembangunan yang telah diresmikan pemakaiannya dengan dilakukannya penandatanganan prasasti tersebut, akan menjadi ikon Kabupaten Rokan Hulu.

Salah satunya Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pengaraian, tidak saja menjadi pusat peradaban, tetapi menjadi wisata religius. ”Tidak lah berlebihan, prediket negeri seribu suluk, Masjid Agung telah mengangkat nama daerah Rokan Hulu khususnya Riau umumnya, tidak saja sebagai pusat kegiatan keagamaan, tetapi berbagai usaha telah mengangkat prekonomian masyarakat, ada nilai sosial dan budaya,” sebut Achmad.

Dia menegaskan, hampir sepuluh tahun memimpin Rokan Hulu, sebagai pemimpin harus mempunyai komitmen, Konsisten dan action dan itu sangat dituntut dalam memajukan suatu daerah.

Komitmen itu, mewujudkan Rokan Hulu sebagai kabupaten terbaik di Provinsi Riau menuju Visi Riau 2020, yang dipenghujung jabatan sudah mendekati visi Kabupaten Rohul itu dan mudah-mudahn terwujud.

”Sebenarnya masih banyak yang belum dikerjakan dan belum dicapai. Tentunya yang belum kita kerjakan, menjadi tugas bupati baru lima tahun kedepan.Kalau saya tuntaskan semua, tentu apa kerja bupati berikutnya. Mesti dengan keterbatasan anggaran, kita berusaha memajukan pembangunan Rokan Hulu sekarang, dengan membangun skala priorutas,” sebutnya.

Dia berharap kepada masyarakat Rokan Hulu untuk bersatu padu, kompak dalam memajukan daerah ini kedepan. ”Tak ada manusia yang sempurna. Kelemahan pimpinan, bukanlah pemimpin itu tak berbuat, tapi karena adanya keterbatasan finansial, sistim, sarana prasarana. Yang belum berhasil dicapai dan dikerjakan, itu keterbatasan waktudan penunjang lainnya,” sebut Achmad.(Yus )