Sejumlah Fraksi DPRD Riau Tolak Usulan Pinjaman 4,4T Untuk Pembangunan Jalan dan Jembatan di Riau

0
9

Pekanbaru (amirariau.com) – Usulan pinjaman Pemprov Riau sebesar 4,4T untuk pembangunan jalan dan jembatan di Provinsi Riau menjadi hal yang memdasar untuk dibahas dalam Rapat Paripurna yang digelar DPRD Provinsi Riau di Gedung DPRD Provinsi Riau pada Rabu (06/11/2019), dengan dihadiri oleh 36 Anggota DPRD Provinsi Riau. Rapat Paripiurna ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau Edi Natar Nasution.

Mengenai usulan pinjaman itu sudah beberapa kali digodog di DPRD Provinsi Riau. Menanggapi hal ini, Indra Gunawan Eet, PhD mengungkapkan, “Tentang pinjaman daerah 4,4T , kita harus lihat bagaimana rasio pertumbuhannya, yang kedua mengapa Fraksi Golkar menolak, karena ini harus ada mekanismenya. Kita harus mengikuti regulasinya secara substansi. Ini harus ada tim kajian yang komprehensif. Namanya saja pansus, kita minta contoh pernyataan Modal kepada Bank Riau Kepri. Jadi ini bukan karena tidak setuju, namun harus dikaji ulang untuk tahun 2020 yang dirasa masih sulit direalisasikan”.

Jika dikaji lebih dalam sebetulnya itu untuk kepentingan masyarakat Riau, tapi hal ini tidak bisa diputuskan dengan cara gegabah. Harus disusun dengan matang. Bila perlu harus menilik Provinsi lain yang sudah melakukan pinjaman daerah untuk pembangunan infrastruktur.

Di sisi lain Wakil Gubernur Riau menanggapi, “Dalam hal ini tidak ada yang dilanggar. Kita akan memperjuangkan kepentingan masyarakat Riau. Nanti kita ikuti saja mekanisme yang berjalan. Bila butuh pengkajian ulang, kita akan ikuti”, terang Wagub Riau kepada amirariau.com. (amira)