PT Pasadena dan Pertamina akan Bangun PLTBG 1,5 MW di Rohul

0

ROHUL, AMIRARIAU.COM-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Rohul, kini bangun kerjasama dalam berupaya atasi krisis listrik di Rohul. Salahsatu kerjasama tersebut, untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bio Gas (PLTBG), memanfaatkan limbah pabrik perusahaan.

Pemkab Rohul sudah sukses bangun PLTBG kapasitas 1 Mega Whatt (MW) di Desa Rantau Sakti, Kecamatan Tambusai Utara, dengan memanfaatjan limbah cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Ariya Rama Perkasa.

Dengan kerjasama yang dibangun Distamben Rohul, yakni gandeng investor PT Pasadena Engineering Indonesia (PEI), yakni membangun PLTBG berkapasitas 1,5 MW di PKS PT Merangkai Artha Nusantara (MAN) Desa Payung Sekaki, Kecamatan Tambusai Utara.

Menurut Kepala Distamben Rohul Drs. Yusmar Yusuf M.Si, sepekan lalu pihaknya sudah melakukan pertemuan, antara Pemkab Rohul dengan Pemerintah Kecamatan Tambusai Utara. Pihak manajemen PT. MAN Desa Payung Sekaki, serta investor dari PT PEI dan PT Pertamina.

”Dari jadwal yang sudah ditetapkan, dua pekan kedepan akan dilakukan MoU (memorandum of understanding) guna membangunan PLTBG 1,5 MW di PT MAN,” terang Yusmar di kantornya, Jumat (11/9).

Kata Yusmar lagi, bahwa pembangunan PLTBG di PT MAN Desa Payung Sekaki diperkirakan akan telan dana Rp 40 miliar hingga Rp 45 miliar, dan itu akan dibiayai sepenuhnya oleh PT. PEI serta pihak PT Pertamina.

Sedangkan pihak PT PEI selaku investor, akan bekerjasama dengan United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program Pembangunan di Perserikatan Bangsa Bangsa atau PBB, yang sudah terbukti membangunan kelistrikan di Indonesia. Salah satunya, PLTBG 1 MW yang telah menerangi sekira 1.700 rumah tangga.

Kata Yusmar optimis, dengan dibangunnya PLTBG di PKS PT MAN tentunya akan kurangi krisis listrik di Kabupaten Rohul. PLTBG berkapasitas 1,5 MW tersebut diperkirakan bisa terangi lebih dari 2.000 rumah tangga di Desa Payung Sekaki dan dua desa lain di dekatnya.

”Dua pekan nanti akan dilakukan penandatangan MoU dengan PT MAN. Perusahaan akan hibahkan dulu limbahnya ke Pemkab Rohul, lalu Pemkab yang akan bekerjasama dengan investor,” kata Yusmar.

Terlepas pembangunan PLTBG di PT. MAN, investor juga sat ini tengah menjajaki pembangunan PLTBG dan Pembangkit Listrik Tenaga Bio Massa (PLTBM) di PT. Rokan Anugerah Sentosa (RAS) Desa Sontang Kecamatan Bonaidarussalam dan PT. Eka Dura Indonesia (EDI) Kecamatan Kuntodarussalam.

”Sedangkan di PT. RAS memiliki potensi listrik sekitar 3 MW, di PT. EDI juga ada potensi listrik 2 MW,” jelas Yusmar kepada wartawan.

Tambah Yusmar lagi, Pemkab Rohul akan terus berupaya gandeng investor luar daerah untuk membangun listrik. Apalagi, mulai 2016 mendatang, pembangunan kelistrikan di pedesaan semua akan dilakukan pihak Provinsi, dan tidak ada lagi kewenangan kabupaten/ kota gunakan dana APBD Kabupaten lagi. (Yus)