PT. CPI Berdayakan Kelompok Bank Sampah, Berikan Pendamping Teknis dan Bantuan Peralatan

0

Pekanbaru (AmiraRiau.com) – Upaya mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) melaksanakan program pengelolaan bank sampah. Empat kelompok bank sampah dari empat kecamatan di Pekanbaru, Siak, dan Bengkalis mendapatkan pelatihan teknis, pendampingan, pemantauan, dan evaluasi pengelolaan program.

“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah yang sekaligus memberikan manfaat secara ekonomi,” tutur GM Corporate Affairs Asset PT CPI Sukamto Tamrin.

PT CPI menggandeng LPPM Universitas Lancang Kuning (Unilak) sebagai mitra pelaksana program. Selain mendapatkan pelatihan teknis, keempat kelompok bank sampah binaan juga mendapatkan bantuan peralatan.

Pada Senin (11/5/20), PT CPI menyerahkan sejumlah peralatan kepada kelompok Bank Sampah Berkah Abadi, Kecamatan Rumbai Pesisir. Bantuan yang diserahkan berupa satu unit mobil Mitsubishi Colt (T120ss), mesin pencuci limbah plastik, mesin pencacah plastik, timbangan berkapasitas 100 kg, mesin press hidrolik, papan tulis, brosur, seragam, dan sepasang safety boot. Penyerahan bantuan juga dihadiri oleh Camat Rumbai Pesisir Syamsudin dan Ketua LPPM Unilak Latifa Siswati.

Dalam sambutannya, Camat Rumbai Pesisir mengapresiasi bantuan yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membantu menyelesaikan permasalahan sampah.

“Saya berharap kelompok Bank Sampah Berkah Abadi dapat memanfaatkan bantuan yang luar biasa ini untuk meningkatkan pendapatan kelompok dan menghasilkan produk-produk daur ulang sampah yang kreatif,” katanya, di rilis diterima wartawan.

Pada kesempatan terpisah, PT CPI melalui LPPM Unilak juga telah menyerahkan seperangkat komputer dan printer untuk mendukung operasional kelompok bank sampah Berkah Abadi.

Sebelum mendapatkan intervensi program PT CPI, kelompok Bank Sampah Berkah Abadi ini hanya berupa kelompok swadaya masyarakat yang menampung sampah sementara sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Setelah adanya pembinaan dan bantuan peralatan dari PT CPI, kelompok Bank Sampah Berkah Abadi menargetkan sekitar 1.000 KK untuk menjadi nasabah tetap.

Program pengelolaan bank sampah merupakan salah satu program investasi sosial PT CPI di bidang lingkungan dan pemberdayaan ekonomi. Program Bank Sampah sendiri telah berjalan sejak tahun 2015, yang dimulai dengan proyek pilot di Kelurahan Pematang Pudu, Mandau, Bengkalis, yang dikelola melalui kelompok usaha berbasis lingkungan Bank Sampah Pematang Pudu Bersih.

Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pengelolaan limbah rumah tangga dan penanganan masalah sampah di wilayah Pematang Pudu.

Pertengahan bulan lalu, PT CPI menyerahkan bantuan peralatan kepada kelompok Bank Sampah Pematang Pudu Bersih (BSPPB), Kecamatan Mandau, Bengkalis.

Program serupa juga dijalankan untuk kelompok bank sampah binaan di Kabupaten Siak, yakni kelompok Bank Sampah Berkelana dan Bank Sampah Induk Pelangi. Program investasi sosial PT CPI lainnya di bidang lingkungan di antaranya konservasi mangrove bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN); konservasi gajah bersama Perkumpulan Gajah Indonesia (PGI); Program Desa Peduli Api di Siak dan Rokan Hilir bekerja sama dengan Badan Restorasi Gambut (BRG).

PT CPI merupakan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari Pemerintah Indonesia yang mengoperasikan Blok Rokan di Riau. Dalam mengoperasikan blok migas, PT CPI bekerja di bawah pengawasan dan pengendalian SKK Migas.

Dengan inovasi dan komitmen karyawan yang sangat terampil dan berdedikasi, PT CPI menjadi salah satu produsen minyak mentah terbesar di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi dalam menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai operasi PT CPI di Indonesia dapat diakses melalui www.indonesia.chevron.com . Rls