Polisi Masih Selidiki Kasus Tewasnya Mantan Napi di Rohul

0

ROHUL, AMIRARIAU.COM-Kasus tewasnya Ikbal (34), mantan narapidana LP Pasirpengaraian di rumah kontrakannya, di dusun Pasar Senin, Desa Koto Tinggi, Rambah, Rohul, Ahad Malam (4/10) masih didalami penyidik Polres Rohul.

”Penyidik belum berani memberikan kesimpulan apakah ini pembunuhan atau tidak, sebab kami masih melakukan pengembangan,” ujar Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono menjawab wartawan, Senin (5/10/15) usai Upacara HUT TNI

Disebutkan Pitoyo, polisi telah memasang police line di rumah kontrakan milik Bainar, tempat korban Iqbal dan temannya M. Toha (35) tinggal sekira dua bulan terakhir. Menurut warga, kedua pria ini asal pulau Jawa.

”Kita akan mulai penyelidikan mulai dari rumah kontrakan dulu. Dari itu rumahnya kami pasangi police line,” jelas AKBP Pitoyo.

Sesuai laporan Kepolisian, korban Iqbal pertama kali ditemukan tewas tergantung di rumah kontrakannya oleh temannya M. Toha. Temuan itu selanjutnya dilaporkan pemilik kontrakan Bainar, dilanjutkan ke Kepala Dusun dan selanjutnya ke Polsek Rambah.

Dari keterangan saksi M. Toha ke polisi, Ahad pagi sekira pukul 08.00 WIB, dirinya pergi ke kebun milik pegawai Lapas Pasirpangaraian. Sekira pukul 19.00 WIB, saksi pulang ke rumah kontrakannya, dan melihat Iqbal sudah tergantung dengan tali tambang.

Mulut korban tertutup plaster, sementara kedua tangan terikat ke belakang menggunakan karet ban, kedua kaki terikat karet ban, dan matanya tertutup masker.

Sementara, Kepala Lapas Klas II B Pasirpangaraian Misbahuddin mengatakan Iqbal bukan berstatus Napi, namun sudah mantan Napi di Lapas dan bebas murni. Diakui dirinya, Iqbal sudah bebas sebelum dirinya menjabat Kepala di lembaga tersebut. (Yus)