PKS Riau Launching Program Kebangkitan Ekonomi

0

Pekanbaru (AmiraRiau.com) – Tim Satgas Covid-19 DPW PKS Riau melaunching ‘Program Kebangkitan Ekonomi’ dengan mengusung gerakan ‘1.000 UMKM Riau Berdaya’ dan tagline #SemuaBelanjaSemuaBerdaya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPW PKS Riau Hendry Munief di Kantor PKS Riau Jalan Soekarno Hatta (Ahad, 31/05/2020).

Hendry Munief mengatakan bahwa program tersebut adalah tindak lanjut dari tiga tahapan program penanggulangan wabah Covid-19 yang dilakukan Satgas PKS Riau untuk masyarakat. Sesuai tagline besar PKS yaitu #PKSPelayanRakyat.

“Program tahap pertama adalah Edukasi. Satgas PKS Riau memberikan edukasi tentang social distancing, tentang fhyisical distancing, dan edukasi tentang perlunya memahami protokol Covid-19. Diantaranya menggunakan masker, menggunakan hand sanitizer, mencuci tangan dan seterusnya. Contoh tahap edukasi ini kita selenggarakan dengan membagikan masker, berdiskusi dengan IDI Riau bersama dengan fraksi PKS DPRD Riau,” jelasnya.

“Setelah itu kita masuk tahapan kedua, yaitu tahapan Charity. Tahapan charity ini kita lebih pada konsep saling tolong-menolong atau ta’awun dengan berbagi sembako. Alhamdulillah, PKS Riau untuk sementara ini telah menyalurkan bantuan mencapai angka 1,4 miliar, dan 68,9 miliar tingkat nasional,” sambungnya.

“Terakhir, tahapan ketiga yaitu tahapan yang disebut dengan Advokasi dan Pemberdayaan. Maka ditahapan ini ada yang namanya Program Ketahanan Pangan, dengan gerakan ‘Ayo Menanam’. Kemudian yang sekarang (hari ini) masuk program kedua, yaitu Program Kebangkitan Ekonomi. Tahapannya nanti akan dipresentasikan oleh ketua tim Satgas Program Kebangkitan Ekonomi oleh pak Dimas,” tutupnya sambil menunjuk Ketua Program Kebangkitan Ekonomi.

Mengawali pemaparannya, Ketua Satgas Kebangkitan Ekonomi DPW PKS Riau Dimas Prada Sumitra, menyampaikan tentang kondisi seperti apa yang sesungguhnya hari ini sedang melanda, bukan saja di Riau, tapi juga di seluruh Indonesia, bahkan di dunia.

“Menurut data BI yang terakhir, bahwa di Riau diperkirakan akan mengalami perlambatan ekonomi diangka 0,6% sehingga pertumbuhan ekonomi di Riau diprediksi akan berada di 2,3% , yang seharusnya diangka minimal 2,9%,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, sebagaimana yang sudah diketahui bersama, bahwa dampak tersebut mulai terasa. Bahkan per bulan April lalu, di Riau menurut data yang ia kumpulkan bersama tim, ada sekitar 105 perusahaan yang sudah mulai melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Dan diperkirakan sudah ada diangka 4.255 karyawan yang sudah mulai PHK,” imbuhnya singkat.

“Hal ini tentu saja menjadi perhatian kita semua. Sebagaimana amanat ketua DPW PKS Riau kepada kami tim Satgas, untuk segera merumuskan program-program yang dapat membantu masyarakat Riau. Hingga kita semua secara bersama dapat melewati masa-masa yang penuh dengan tantangan ini,” pungkasnya.

Dikatakannya, bahwa Satgas Program Kebangkitan Ekonomi DPW PKS Riau memiliki empat misi utama.

Pertama, menjaga stabilitas konsumsi asasi rumah tangga dan inovasi pemberdayaan keluarga terdampak Covid-19.

Kedua, melakukan pengamanan akses hulu-hilir dari jalur ekonomi terkait produksi, distribusi dan logistik barang yang ada di provinsi Riau.

Ketiga, merancang program yang dapat mempertahankan daya beli.

“Dalam hal ini beberapa rencana program diantaranya adalah Co-Buying atau belanja kulakan akan menjadi program yang nanti akan digulirkan, setelah launching program yang pertama hari ini yaitu gerakan 1.000 UMKM Riau Berdaya, dengan menyalurkan hibah alat-alat produksi.

Dan yang keempat, diungkapkannya, bahwa program tersebut akan terus berlanjut walaupun wabah Covid-19 berakhir. Dengan melakukan pengembangan jangka pendek, menengah dan jangka panjang melalui inkubasi bisnis dan advokasi pasar terhadap UMKM yang ada.

“Kami yakin, sesungguhnya Riau ini punya begitu banyak potensi, yang tentu saja perlu dukungan dan kolaborasi dari kita semua, seluruh masyarakat Riau,” harap Dimas mengakhiri persentasi.

Diakhir acara, Ketua DPW PKS Riau Hendry Munief menyerahkan bantuan alat-alat produksi berupa mesin jahit/konveksi dan modal usaha kepada UMKM binaan yang diundang hadir disaat itu. Hal tersebut juga menandai awal dari pengembangan program Kebangkitan Ekonomi DPW PKS Riau.