Pengusaha Mineral dan Batuan Rohul Bentuk Asosiasi

0

ROHUL,AMIRARIAU.COM-Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) membentuk Asosiasi Pengusaha Mineral dan Batuan (Minerba). Pada tahap awal, baru 37 pengusaha Galian C atau kuari serta pengusaha stone crusher yang tergabung di asosiasi tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Rokan Hulu, Yusmar Yusuf, pada rapat pembentukan Asosiasi Pengusaha Minerba, hanya 24 pengusaha dari 37 pengusaha Galian C dan stone crusher yang hadir.

Rencana pembentukan Asosiasi Pengusaha Minerba Rohul sebenarnya telah dilakukan Distamben Rohul sejak awal Januari 2015 lalu. Karena sedikit pengusaha yang hadir di dua kali undangan rapat, asosiasi tersebut baru terbentuk.

”Ini salah satu langkah kita dalam menyatukan Pengusaha Minerba. Mereka akan ikut menertibkan usaha Minerba yang belum mengurus izin,” kata Yusmar usai rapat pembentukan Asosiasi Pengusaha Minerba di kantornya, Jumat (10/4/15).

Yusmar menjelaskan, tujuan dibentuknya Asosiasi Pengusaha Minerba adalah melibatkan para pengusaha dalam menertibkan usaha serupa yang belum mengurus izin.

”Sebab, sektor pertambangan Minerba ikut memberikan sumbangsih dan kontribusi besar dalam meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah),” jelasnya.

Menurut Yusmar, Asosiasi Pengusaha Minerba perlu dibentuk. Pasalnya, untuk menerbitkan satu izin bagi usaha Minerba, pengusaha bersangkutan harus mendapatkan rekomendasi dari asosiasi tersebut.

”Dari itu perlu dibentuk asosiasi ini,” ujar Yusmar dan menjelaskan bahwa Indra Gunawan terpilih sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Minerba Kabupaten Rohul.

Yusmar menambahkan, potensi pertambangan minerba di Kabupaten Rohul ada di aliran Sungai Rokan Kiri dan Sungai Rokan Kanan. Sedangkan Sungai Batang Sosa tidak bisa dikelola sembarangan, karena ada sebagian yang kawasan khusus. (Yus)

 22 total views,  1 views today