Penerima Manfaat BST di Kantor Pos Sudirman Pekanbaru Membludak, Polisi Turun Tangan

0

Pekanbaru (AmiraRiau.com) – Penyebaran pandemi Covid-19 menimbulkan berbagai akibat yang tak dapat dipungkiri. Semua lapisan masyarakat merasakan dampaknya. Sektor ekonomi tak luput terkena dampak. Banyaknya PHK dan anjloknya perekonomian membuat rakyat lapisan bawah menjerit. Bahakn untuk bertaha hidup mencukupi kebutuhan sehari-hari terasa berat.

Menyikapi hal itu pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar 600 ribu rupiah selama tiga bulan berturut-turut mulai bulan Mei, Juni, hingga Juli. bantuan pemerintah yang disebut Bantuan Sosial Tunai (BST) ini diberikan kepada warga terdampak covid-19 untuk membantu ketahanan pangan.

Beberapa waktu lalu, Kemensos melalui Dinas Sosial Provinsi dan Kota mendata warga terdampak yang memerlukan bantuan. Warga dipersilakan mengisi blanko yang menerangkan keadaan saat pandemi ini berlangsung. Melalui perangkat RT dan RW yang turun langsung ke lapangan, seluruh warga mengisi blanko tersebut yang kemudian diseleksi oleh Dinas Sosial setempat.

Penerima manfaat diprioritaskan warga yang kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19, dan warga yang kesulitan ekonomi namun belum mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah, atau warga yang tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Jumat (29/05/2020) dilaksanakan pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk warga Pekanbaru di Kantor Pos Pekanbaru 28000 yang beralamat di jalan jenderal Sudirman Pekanbaru. Adapun penerima BST pada hari ini adalah warga Kelurahan Simpang Tiga, Tangkerang Labuai, Tangkerang Utara, Air Dingin, Tangkerang Selatan, Pulau Karam, Jadirejo, Kampung Melayu, Sukajadi, Kedungsari, Harjosari, dan kampung Tengah.

Dijadwalakan pembagian BST untuk 1.581 Kepala Keluarga dimulai pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore yang dibagi pada jam-jam tertentu untuk masing-masing kelurahan demi menghindari kerumunan. Upaya maksimal telah dilakukan Kantor Pos Pekanbaru dengan menerapkan protokol kesehatan, namun banyaknya warga yang tidak tau jam pembagian dan kekhawatiran tidak mendapatkan bagian, maka terjadilah penumpukan warga yang menunggu giliran untuk menerima BST.

Kapolsek Pekanbaru Kota melalui Kanit Shabara Iptu Razali turun langsung ke lokasi dan memberikan pengarahan kepada warga guna mengurangi kerumunan warga dan tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai yang dianjurka pemerintah.

“Bapak ibu sekalian tidak usah khawatir, bagi yang berhalangan untuk mengambil BST hari ini, masih bisa mengambil BST di periode selanjutnya dan bisa dirapel. Uangnya tidak akan hilang. Semua akan sampai kepada penerima manfaat. Oleh karena itu mari kita tetap sabar dan tertib. Tetap jaga jarak, kenakan masker, dan cuci tangan sebelum memasuki ruangan,” jelas Iptu Razali.

“Kita sudah himbau berkali-kali kepada warga untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan karena saat ini kita masih berhadapan dengan penyebaran pandemi Covid-19 ini. Mari kita terapkan budaya antre dengan disiplin. apabila warga tidak dapat ditertibkan, terpaksa akan kita bubarkan. Jadi sekali lagi mari disiplin, jangan khawatir, seluruh penerima manfaat akan mendapatkan bagiannya sesuai dengan data Kemensos”, tutup Kanit Shabara Iptu Razali.