Pemkab Rohul Angkat 410 Guru Bantu

0

ROHUL (AMIRARIAU.COM) – Untuk mengatasi masalah kekurangan guru, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mengangkat sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Rohul kepada 410 orang guru, Selasa (21/4/2015).

Terdidir dari 250 orang Guru Bantu Daerah Sulit (GBDS) dengan guru Pendidikan Diniyah Takmaliyah Wustha  (PDTW) dan Pendidikan Diniyah Takmaliyah Ulya (PDTU).

Acara yang digelar di Hall Convention Center MAMIC Pasir Pangaraian tersebut dihadiri Bupati Rohul, Drs Achmad MSi, Kadisdikpora Rohul, HM Zen MMPd, Kakan Kemenag Rohul, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA serta Kepala Dinas/ Badan SKPD Rohul.

Bupati dalam arahannya mengatakan, untuk anggaran tahun 2015, Pemkab Rohul mengangkat sebanyak 410 orang guru bantu yang terdiri dari GBDS, PDTW untuk tingkat SMP dan PDTU tingkat SMA.

“Untuk PDTW ada 16 SMP serta PDTU ada di 2 SMA 1 di Kabupaten Rohul. Adapun guru yang kita angkat ini dari berbagai potensi khususnya Agama Islam. Dan guru PDTW/PDTU ini akan mengajar 5 bidang study yaitu, Bahasa Arab, Akidah Ahlak, Tafsir Quran, Sejarah Islam dan yang terakhir Fikih” kata Bupati.

Dikatakan, untuk gaji guru Pemkab Rohul  sudah menganggarkan dana sebesar Rp 9,6 miliyar yang diambil dari APBD Rohul tahun 2015. “Untuk tahun 2015, Pemkab Rohul juga akan mengangkat lebih dari dua ribu orang CPNS dari tenaga guru mulai tingkat SD sampai tingkat SMA. Bagi para guru bantu daerah agar dapat mempersiapkan diri untuk dapat mengikuti seleksi CPNS ini nantinya. Karena, bagi bapak ibu yang tidak mengikutinya belum tentu dapat mengikuti pada tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya.

Bupati  berharap,  guru bantu daerah  dapat melaksanakan tugasnya dalam mengajari anak didik dimana pun para guru ditempatkan dengan ikhlas. Menurutnya, jika  anak didik yang sudah menyelesaikan bidang studinya dengan baik, serta berhasil di  tengah masyarakat maka menjadi suatu kebangggaan dan kepuasan tersendiri bagi guru tersebut.

“Apalagi sebentar lagi kita akan menyambut bulan Ramadhan, diharapkan kepada para ustadz/ustadzah guru PDTW/PDTU agar dapat mengisi ceramah di lingkungan tempat tinggal,” pintanya.

Seorang  perwakilan guru GBDS, Herawati S.pd menyambut baik program yang dilaksanakan Pemkab Rohul ini. Menurutnya, dengan diadakannya pengangkatan guru bantu daerah ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Rohul.

Herawati guru kelas di SDN 023 Kunto Darussalam ini menyampaikan, agar Pemerintah Rohul dapat membayarkan Sertifikasi gaji pertama para guru yang sudah diangkat. Karena sambungnya, sebelum penyerahan SK (April, red) para guru sudah mulai aktif.“Kami berharap agar Pemkab Rohul dapat membayarkan gaji pertama kami, kalau gaji kedua tidak masalah di Rapel,” harapnya. (Adv/Humas)

 20 total views,  1 views today