Pahami Strategi Marketing 4P Sebelum Memulai Bisnis Nasi Kotak

0
54

Anda yang sedang berencana untuk membuka bisnis nasi kotak harus memahami strategi marketing 4P (Product, Price, Promotion, dan Place) karena strategi ini akan sangat membantu Anda mengembangkan usaha Anda nantinya. Sama seperti bisnis lainnya, untuk memulai bisnis di dunia kuliner Anda harus memahami product yang akan ditawarkan kepada konsumen. Anda harus mempertimbangkan apakah Anda akan memaksa diri untuk menjual menu yang sedang laris di pasaran namun bukan keahlian Anda, atau menu yang berbeda tetapi merupakan menu keahlian Anda? Pedagang yang ‘latah’ dan hanya ikut-ikutan, cenderung tidak bertahan dalam jangka waktu yang lama. Perlu dipahami bahwa sifat dasar konsumen adalah selalu mencoba menemukan pedagang dengan produk yang lebih berkualitas.

Anda juga perlu mempertimbangkan price atau harga dari menu Anda. Beberapa konsumen akan waspada dengan makanan yang dijual dengan harga yang terlalu murah. Begitu pula sebaliknya, konsumen akan berpikir dua kali untuk mencoba makanan yang harganya jauh lebih mahal dari makanan sejenis di tempat lain. Lakukan riset terhadap bisnis lain yang serupa mengenai harga, kemudian tetapkan harga tersebut sebagai batas maksimal harga menu nasi kotak Anda. Setelah Anda yakin dengan pilihan menu dan harganya, Anda dapat mulai memikirkan bagaimana cara Anda melakukan promotion atau promosi. Anda dapat mempromosikan bisnis Anda melalui media cetak seperti brosur atau banner. Selain itu, Anda juga dapat melakukan promosi dengan bantuan sosial media atau media online.  Agar lebih menarik perhatian, sertakan beberapa gambar dari menu yang Anda sajikan sebagai materi promosi Anda, seperti yang dapat Anda lihat di http://dapursolo.com/nasikotak.

Setelah Anda mempertimbangkan product, price, dan promotion, sekarang Anda perlu mempertimbangkan place atau lokasi bisnis nasi kotak Anda. Jika Anda berencana untuk menyediakan menu yang bisa dimakan di lokasi bisnis Anda, maka Anda harus mempersiapkan tempat yang mudah dijangkau oleh calon konsumen Anda. Jika Anda lebih memfokuskan bisnis Anda kepada layanan antar saja, maka Anda dapat memilih lokasi yang kurang strategis karena ini dapat membantu Anda mengurangi pengeluaran biaya karena lokasi bisnis yang strategis umumnya memiliki harga sewa yang cenderung lebih tinggi.