Oknum Guru Agama di Rohul Diduga Cabuli 8 Siswi SMP

0

ROHUL, AMIRARIAU.COM-Dugaan tindak pelecehan guru terhadap anak didiknya, kembali terjadi Rokan Hulu. Adalah Msr, Oknum guru agama honor yang mengajar di SMP Negeri 1 Tambusai, Rokan Hulu (Rohul) berinisial dipecat, setelah ketahuan ‘menggerayangi’ delapan orang siswinya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, oknum guru agama itu dilaporkan oleh 8 siswinya ke Kepala SMPN 1 Tambusai karena diduga berbuat tak senonoh kepada mereka sekira satu pekan lalu.

Dari laporan 8 siswinya, hari itu juga, oknum guru honor ini dipanggil untuk klarifikasi, dipertemukan dengan 8 siswi dan wali siswa, serta pihak SMPN 1 Tambusai. Hasil klarifikasi dilaporkan ke Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), dan selanjutnya oknum guru tersebut dipecat.

Kepala SMPN 1 Tambusai, Sudirman, membenarkan insiden yang terjadi di sekolahnya. Ia menjelaskan, kejadian tak sampai dugaan pelecehan seperti dibicarakan banyak orang, baru sebatas merapatkan badan atau bersenggolan.

Ia mengungkapkan setelah dilakukan klarifikasi, masalah tersebut diselesaikan di Disdikpora Rohul, dan pada akhirnya oknum guru honor tersebut dipecat.

”Ini hanya kesalahpahaman saja, makanya kita lakukan klarifikasi sampai ke dinas (Disdikpora),” jelas Sudirman kepada wartawan, Jumat (9/10/15) sore.

Sementara, Kepala Disdikpora Rohul Muhammad Zen, dikonfirmasi membenarkan telah non aktifnya oknum guru agama di SMPN 1 Tambusai.

”Masalah tersebut sudah diselesaikan di dinas dan tak dibawa sampai ke ranah hukum,” kata M.Zen kepada wartawan.

Untuk diketahui, sebelumnya juga seorang guru yang juga kepala SMP di kecamatan Bangun Purba, Rohul, diketahui berbuat tak senonoh kepada siswinya, namun, kasus menghebohkan warga Negeri Seribu Suluk itu juga didamaikan oleh Kadis Dikpora.

Oknum kepala SMP itu hanya dimutasikan ke sekolah lain, mestinya perbuatan asusila itu dibawa ke meja hukum supaya memberi efek jera. (Yus)