Meski Ibunda Tewas, Bayi Ini Selamat dari Tsunami Banten

0
3

Jakarta, AmiraRiau.Com-Video bayi yang merupakan korban tsunami Selat Sunda beredar ke publik. Dalam video itu, bayi tersebut sedang digendong oleh seorang wanita di dalam mobil yang sedang melaju.

Di bagian depan, ada pria yang memakai baju berwarna biru. Dengan mata berkaca-kaca, pria itu sempat memberitahukan kondisi dan menyemangati bayi tersebut.

“Yang kuat, yang kuat ya, Dik, yang kuat, ya. Ini bayi masih hidup. Ya Allah, mudah-mudahan selamat,” kata pria tersebut seperti dalam video yang didapat detikcom, Kamis (27/12/2018).

Setelah ditelusuri, pria yang memberi semangat bayi tersebut merupakan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Banten, Abu Salim. Abu menceritakan bayi tersebut dia temukan saat menuju kawasan Sambolo, Banten.

Menurutnya, wanita yang menggendong bayi di dalam mobil adalah nenek si bayi. Saat itu, Abu memang bertugas mengevakuasi korban tsunami di kawasan Kecamatan Carita, Pandeglang, Banten.

“Dari pas kejadian malam sudah langsung evakuasi. Kebetulan posisi saya lagi Carita. Malam pukul 22.00 WIB terus lanjut sampai pagi. Pagi dengan teman-teman bergeser ke daerah Sambolo. Sambil saya menyisir wilayah Sambolo ada ibu-ibu minta tolong mengevakuasi anaknya, cucunya,” ucap Abu saat dihubungi detikcom, Jumat (28/12/2018).

Abu menuturkan bayi tersebut dievakuasi dari reruntuhan bangunan pada Minggu (23/12) pagi setelah bertahan semalaman pascatsunami, Sabtu (22/12) malam. Di dekatnya, ada ibu bayi tersebut. Namun si ibu sudah tak bernyawa.

“Setelah itu saya datang ke sana, menghampiri ke sana, ada ibunya juga yang sudah meninggal di situ. Terus anaknya langsung kami bawa bersama neneknya, kami bawa ke puskesmas,” terang Abu.

Dalam perjalanan ke puskesmas, sambung Abu, bayi tersebut sempat menangis. Namun tangisannya tidak seperti bayi yang sehat.

“(Bayinya) hidup, hidup. Sadar, cuma nggak ini, nangis, nangisnya nggak ini. Kenapa saya mencurahkan air mata saya, saya nggak tega melihatnya, sambil saya nyopir saya video selfie. Jadi saya nggak fokus karena sambil nyetir,” tutur Abu.

Abu menduga bayi, ibu, dan neneknya bukan warga dari luar Banten. Namun Abu tidak mengetahui kondisi bayi tersebut. Sebab, setelah sampai di puskesmas, dan bayi tersebut mendapat pertolongan medis, Abu kembali bertugas mengevakuasi korban.

“Kondisi sekarang saya nggak tahu di mana, nggak tahu kondisinya gimana. Yang bikin saya sedih itu nangis-nya nggak full. Makanya saya langsung tancap gas saja. Bersyukur di mobil cuma jenazah saja, jadi bisa langsung tancap gas. Kayaknya warga sekitar,” ujar Abu. (e2)

(sumber foto: dtc)