Mahasiswa Kukerta Terintegrasi dan Tim Pengabdian LPPM UNRI Dampingi Penerapan Standarisasi Produk Dan Strategi Digital Marketing Peningkatkan Pemasaran UMKM VCO Bertuah

0

Pekanbaru (AmiraRiau.com) -Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Terintegrasi dan Tim Pengabdian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Riau melakukan kegiatan program pendampingan pada UMKM VCO Bertuah.

Kegiatan meliputi dua aspek utama yaitu penerapan standarisasi produk dan pemanfaatan digital marketing untuk meningkatkan pemasaran pada UMKM VCO Bertuah.

Kegiatan dilaksanakan selama dua bulan (Juli-Agustus 2020), melibatkan peran aktif berbagai pihak antara lain Tim Pengabdian LPPM UNRI, Tim Mahasiswa Kukerta, serta Pengelola UMKM VCO Bertauah, Muhammad Hafiz, S.Pi dan Najjini Wulandari Suhada, S.Si.

Tim Pengabdian LPPM Unri diketua oleh Sujarwati,M.Si dengan 5 orang anggota yaitu Siti Fatonah, S.Si., M.P, Bernadeta Leni Fibriarti, M.Si, Dra. Silvera Devi Sy, M.Si, Oswati Hasanah, M.Kep., Sp.Kep.An, Arini, S.P., M.Si.

Virgin Coconut Oil (VCO) adalah minyak kelapa murni yang diekstrak dari santan tanpa melalui proses pemanasan. Kandungan utama VCO adalah asam lemak minuman kesehatan antara lain untuk penunjang diet penurunan berat badan, rantai sedang terutama asam laurat. Asam laurat inilah yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan antara lain sebagai sumber energi, anti virus, anti bakteri, dan anti jamur. Oleh sebab itu, di kalangan masyarakat VCO banyak dimanfaatkan sebagai menurunkan kolesterol, dan membantu penyembuhan pada penderita diabetes melitus. Selain itu, VCO juga dimanfaatkan sebagai obat luka, anti jerawat, dan penyubur rambut.

VCO Beetuah adalah salah satu UMKM di Pekanbaru yang melihat potensi pasar tersebut. Produk VCO Bertuah pertama kali dipasarkan pada bulan April 2018. VCO Bertuah saat ini telah memiliki izin legalitas berupa IUMK, NIB dan Sertifikat P-IRT.

Akan tetapi VCO BERTUAH belum memiliki sertifikat halal dan izin edaran BPOM. Selain itu juga belum dilakukan uji kualitas produk. Pemasaran produk VCO Bertuah lebih banyak dilakukan melalui online terutama melalui platform media sosial facebook personal dan instagram. Belum dilakukan strategi digital marketing lainnya seperti youtube dan website.

Oleh sebab itu, perlu dilakukan program pendampingan untuk mempersiapkan UMKM VCO Bertuah agar memiliki standarisasi produk dan strategi digital marketing yang lebih baik.

Pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode pendampingan dengan kegiatan diskusi, konsultasi ke dinas terkait, penyusunan dokumen, perbaikan sarana dan prasarana untuk standarisasi produk, optimasi media, serta pembuatan website sebagai media pemasaran UMKM VCO Bertuah.

Adapun kegiatan yang dilakukan Tim Kukerta UNRI antara lain penyusunan persyaratan untuk mengurus ijin edar BPOM, penyusunan persyaratan untuk mengurus sertifikasi halal, penyusunan persyaratan untuk uji kualitas produk sesuai SNI, penyusunan persyaratan untuk mengurus HAKI merk, diskusi dan pelaksanaan perubahan logo dan kemasan, pembuatan foto produk dan desain untuk media social, pembuatan video testimony, penyusunan artikel untuk website dan media sosial, optimasi media sosial VCO Bertuah, dan pembuatan website www.vcobertuah.com

Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat membantu UMKM VCO Bertuah untuk menerapkan standarisasi produk dan strategi digital marketing yang tepat, sehingga diharapkan pemasaran VCO Bertuah akan semakin meningkat dan viral sebagai produk unggulan dari Riau.