LSI Denny JA : 54,5 persen Masyarakat Suka Reuni 212

LSI Denny JA : 54,5 persen Masyarakat Suka Reuni 212

Jakarta, AmiraRiau.Com-Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei mengenai aksi reuni 212 pada 2 Desember lalu. Hasilnya dari 58,5 persen masyarakat tahu kegiatan reuni 212, dan 54,5 persen masyarakat suka dengan kegiatan tersebut.

“Sebesar 58,5 persen masyarakat tahu kegiatan reuni 212 di Jakarta. Hanya 38,0 persen yang menyatakan tidak tahu atau tidak mendengar. Dari mereka yang menyatakan pernah mendengar, 54,5 persen masyarakat suka dengan kegiatan reuni 212,kata peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby di Graha Rajawali, Jakarta Timur, Rabu (19/12), sebagaimana dilansir merdeka.com.

Jumlah persentase masyarakat yang mengetahui kegiatan reuni 212 kemudian dilihat dari berbagai segmentasi seperti agama dan ekonomi. Jika dilihat berdasarkan segmentasi agama, Adji menyebut umat Islam merupakan kelompok masyarakat yang menyukai kegiatan itu. Hal itu diketahui dari perbandingan data antara umat Islam dan non Islam.

Adjie memaparkan, sebanyak 59,3 persen umat Islam menyukai kegiatan itu, sedangkan 19,0 persen masyarakat non Islam tidak suka.

Sementara jika dilihat berdasarkan segmen ekonomi, masyarakat berpenghasilan Rp 1-3 juta menyukai kegiatan reuni 212 dengan persentase 57,3 persen. Urutan kedua yang menyukai kegiatan itu adalah masyarakat berpenghasilan di atas Rp 3 juta, dengan persentase 54,2 persen, sedangkan masyarakat berpenghasilan kurang dari Rp 1 juta tidak suka kegiatan reuni 212, hal itu tercermin dari jumlah persentasenya yakni 46,2 persen.

“Semua segmen berpendapatan rendah, menengah, maupun tinggi, menyukai reuni 212. Namun kesukaan paling besar ada di segmen pendapatan menengah,” tukasnya.

Adjie menjelaskan survei mengenai reuni 212 dilakukan LSI Denny JA sejak 5-12 Desember dengan melibatkan 1.200 responden di 34 Provinsi. Metode survei yang dilakukan adalah multistage random sampling dengan tingkat kekeliruan 2,8 persen. (e2)

(sumber foto: merdeka.com)

Previous KPK Bakal Banding Vonis Dua Tahun Delapan Bulan Penjara Johannes Kotjo
Next Naik Tipis, Harga Minyak Dunia Masih di Bawah US$ 60/Barel

About author