Longsor di Perbatasan Riau-Sumbar, Jalan Tertutup Tanah & Bongkahan Batu

0
20

Kampar, AmiraRiau.Com-Hujan deras mengakibatkan bencana longsor di Jalan lintas Provinsi Riau-Sumatera Barat tepatnya di Kilometer 77 Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (23/10). Sebagian besar badan jalan di perbatasan dua provinsi itu tertutup material longsor berupa tanah dan bongkahan batu yang besar.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira mengatakan, bongkahan batu berukuran besar menutupi sisi jalan lintas tersebut pada bagian kanan dan kiri. Hal itu mengakibatkan arus lalu lintas menjadi macet karena sulit dilalui kendaraan.

”Longsor ini mengakibatkan arus lalu lintas sempat macet tak bisa bergerak. Tapi sekarang sudah berjalan normal karena kita singkirkan sebagian material dari badan jalan,” ujar Andri, sebagaimana dilansir merdeka.com.

Andri yang mengaku sedang berada di lokasi menyebutkan, pihaknya melakukan strategi pengaturan lalu lintas agar kendaraan bisa melintas. kKndaraan baik mobil penumpang maupun truck bertonase besar bergantian melintasi lokasi longsor.

”Saya di lokasi bersama anggota mengatur kendaraan dari dua arah, diatur agar pengendara bergantian melewati lokasi. Kita juga membersihkan material longsor dari jalan. Alat berat kita siagakan untuk antisipasi longsor susulan,” kata Andri.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Adi Chandra mengatakan, longsor yang terdiri dari material tanah serta berbatuan, itu terjadi pada pukul 13.30 Wib siang tadi.

”Sementara sejumlah petugas juga sedang di lokasi sebagai tindak lanjut penanganan longsor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” kata Adi.

Bahkan hingga saat ini hujan deras masih terus terjadi di sekitar sekitar lokasi terjadinya longsor. Adi mengingatkan agar berhati-hati melintasi lokasi sekitar longsor. Sebab, debit air masih tinggi dan dikhawatirkan material longsor akan bertambah banyak menutupi badan jalan.

”Arus lalu lintas dari dua arah sempat tersendat hingga menyebabkan kemacetan panjang. Tapi sekarang sudah mulai lancar, ada personel Lalu Lintas dari Polres Kampar yang mengatur di lokasi kejadian,” ucap Adi. (e2)

(sumber foto: merdeka.com)