Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ponpes At Tafsiriyah Riau, Ini Harapan Bupati Catur

0

Bangkinang, AmiraRiau.com-Rabu, (24/3/21) menjadi hari yang bahagia bagi para santri dan santriwati serta masyarakat Desa Baru, Dusun2 Simpang Pulai , Kecamatan Siak Hulu, dimana pada pagi ini Bupati Kampar H.Catur Sugeng Susanto SH, melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Pondok Pesantren At Tafsiriyah Riau.

Pembangunan Pesantren At Tafsiriyah ini dibangun diatas tanah wakaf dari Hamba Allah, acara ini dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, Alim Ulama, Pemuda serta Camat Siak Hulu Rahmad Fajri. S. STP dan Kepala Desa Desa Baru M. Haris.

Saat Bupati Kampar turun dari mobil Dinasnya, langsung disambut meriah oleh seluruh tamu undangan, yang tampak menerapkan protokol kesehatan.

Saat memberikan arahan Bupati mengatakan pembangunan Pesantren ini merupakan langkah yang maju dan sangat penting untuk mewujudkan sebuah lembaga pendidikan, mendidik para generasi muda yang memiliki pemahaman agama Islam kuat dan moderen

”Untuk membentuk dan mengembangkan nilai moral Akhlak yang baik, serta untuk menjadi generasi yang mampu menjaga kemurnian Alquran, berbudi pekerti, dan cerdas dibutuhkan suatu tempat yang baik pula”, ungkap Catur.

Bupati Catur juga menambahkan Pemerintah Kabupaten Kampar siap memberikan dukungan serta mempunyai keyakinan, dengan adanya pesantren ini kedepannya akan mampu berkontribusi nyata dan memberikan pendidikan yang baik kepada generasi penerus bangsa.

‘’Semoga dengan hadirnya Pondok Pesantren At Tafsiriyah ini, akan menghasilkan para hafidz-hafidzah Alquran yang bisa bahu membahu untuk membangun negeri, khususnya di Bumi Serambi Mekkah yang sama-sama kita cintai ini”, tuturnya.

Sementara itu Ustad Tafsiruddin ketua pendiri Pondok Pesantren tersebut mengatakan ” pembangunan ini Sudah memiliki legalitas pendiriannya dan Dibangun dengan tenaga teknis yang mempuni, dengan luas tanah 6.500 meterpersegi, di area yang seluas ini nantinya akan di bangun 6 gedung, seperti lokal putra dan putri mulai dari tingkat SMP dan SMA, kantor dan Asrama dengan anggaran lebih kurang senilai Rp.30 miliar rupiah”ungkapnya.

“Dengan visi dan Misi Mendirikan pesantren ini adalah mewujudkan santri yang excellent ( Luar biasa ) sehingga mampu melahirkan ulama ulama yang militan, dan berilmu, untuk itu kami minta dukungan dari semua pihak dan terutama sekali Pemda Kampar,” tutupnya. (rls)