KPK Periksa Saksi dari Pihak Swasta Terkait Suap Idrus Marham

0
3

Jakarta, AmiraRiau.Com-Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap satu saksi dari pihak swasta yakni Indri Savanti Purnama Sari, untuk melengkapi proses penyidikan tersangka kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek pembangunan PLTU Riau-1, Idrus Marham (IM).

“Yang bersangkutan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untu tersangka IM,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (6/12/2018), seperti dilansir okezone.com.

Belum diketahui kaitan Indri Savanti dengan Idrus Marham dalam perkara ini. Tapi, Indri sebelumnya juga sudah pernah dipanggil tim penyidik KPK beberapa waktu lalu. Diduga, ia mengetahui konstruksi perkara suap proyek PLTU Riau-1 yang menyeret Idrus Marham.

ADVERTISEMENT

Sejauh ini, KPK baru menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama PLTU Riau-1. Ketiganya yakni, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih, Bos Blackgold Natural Resources Limited, Johanes B Kotjo, dan mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Idrus Marham

Eni diduga bersama-sama Idrus menerima hadiah atau janji dari Kotjo. Eni diduga menerima uang sebesar Rp6,25 miliar dari Kotjo secara bertahap. Uang itu adalah jatah Eni untuk memuluskan perusahaan Kotjo menggarap proyek senilai USD900 juta.

Penyerahan uang kepada Eni tersebut dilakukan secara bertahap dengan rincian Rp4 miliar sekitar November-Desember 2017 dan Rp2,25 miliar pada Maret-Juni 2018?. Idrus juga dijanjikan mendapatkan jatah yang sama jika berhasil meloloskan perusahaan Kotjo.

?Johanes Kotjo sendiri telah didakwa dan dituntut oleh Jaksa penuntut umum pada KPK. Sementara Eni masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Untuk Idrus Marham, saat ini masih dalam proses penyidikan di KPK. (e2)

Gedung KPK. (f: int)