Ketum Aspikom: Ada Mahasiswa Ngefans Dengan Gubernur Riau Rela Datang Dari USU Medan ke Riau

Acara tersebut juga dihadiri oleh Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan dan Plt Asisten III Ariyadi. Kemudian, tampak hadir pula Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Riau Roni Rakhmat bersama Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi Riau, Sri Mekka serta Ketua Umum ASPIKOM, Dr. S. Bekti Istiyanto.

Disampaikan Ketum Aspikom, S. Bekti, bahwa dia mengapresiasi Gubri Syamsuar karena telah menyambut baik pihaknya. Menurutnya, jamuan yang diberikan Gubri merupakan suatu kebahagiaan luar biasa.

“Kami mengucapkan terima kasih terkhusus kepada bapak Gubernur Syamsuar. Baik itu telah disambut sangat meriah maupun fasilitas yang telah diberikan, karena menurut kami ini adalah hal yang sungguh membahagiakan,” ucapnya.

Dikatakan dia, peserta yang hadir pada acara ini terdapat sebanyak 180 orang. Sedangkan, yang melaksanakan secara online ada sekitar 70 orang.

Diungkapkan, kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari di Kota Pekanbaru. Terbagi atas tiga rangkaian yaitu International Communication Conference, Rakornas, dan kegiatan yang berhubungan akreditasi program studi.

“Acara ini berlangsung dua hari acara ini berlangsung 2 hari dengan tiga rangkaian kegiatan. Tadi merupakan International Communication Conference, kemudian ada Rakornas, dan besok pagi ada acara berhubungan akreditasi program studi,” katanya.

Dia menjelaskan, Aspikom adalah organisasi yang berdiri sejak tahun 2007. Sehingga sudah hampir lebih dari 16 tahun keberadaanya, setiap periode dipimpin oleh ketua umum dalam waktu tiga tahun. Periode sekarang merupakan yang ke-6 terhitung sejak 2022 hingga 2025.

“Anggota kami ini adalah seluruh ketua program studi atau ketua jurusan dari seluruh rumpun ilmu komunikasi di Indonesia. Sehingga anggotanya kurang lebih hingga saat ini hampir mencapai angka 380 program studi dari Aceh hingga Papua,” jelasnya.

Dengan demikian, diungkapkan dalam dua hari ini sedikit banyak pihaknya akan meramaikan Kota Pekanbaru. Dia menambahkan, tadi saja di sela-sela acara, banyak kawan-kawan yang sudah berjalan di Kota Bertuah dan merasakan kenikmatan berbagai kudapan seperti durian.

Tak hanya itu saja, Bekti menceritakan ada peserta dari Universitas Sumatera Utara (USU) yang nge-fans dengan Gubernur Syamsuar. Hal ini dikarenakan, bahwa pemimpin Provinsi Riau itu adalah kakak alumni dari FISIP USU angkatan 90.

“Tadi kami mendapatkan informasi ada yang peserta ini datang dari Medan hanya untuk bertemu dengan Bapak Gubernur. Mereka merupakan mahasiswa USU yang tau kalau pak Gubernur adalah kakak angkatan 90 FISIP USU. Nanti adek-adek ini pingin foto kepada kakak alumninya,” ungkapnya.

Sebagai informasi, kegiatan Aspikom mengundang narasumber Prof Dr Normah Mustaffa dari University Kebangsaan Malaysia, Prof Dr Benjamin Paula Flor dari University of Philippines, dan Prof Dr Alexander G.Flor dari University of The Philippines. Kemudian, ada juga Angela Romano dari Queensland University of Technology, serta Burhan Bungin dari University of Ciputra asal Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Syamsuar mengatakan, sangat mendukung perguruan tinggi di Riau. Pihaknya telah bekerja keras dan berupaya dalam pembentukan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII Riau.

Usulan itu sudah disetujui oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Abdullah Azwar Anas.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya sejak awal  mengusulkan pembentukan LLDIKTI XVII di Riau dan pemerintah daerah sudah mempersiapkan infrastruktur yang dibutuhkan.

“Nah ini kenapa kami lakukan, karena di Riau sudah terdapat banyak kampus yang ada sekarang. Mudah-mudahan dengan LLDIKTI  di sini setidak-tidaknya juga dapat bagaimana membina dan mengayomi dari semua perguruan tinggi yang ada di sini,” ucapnya.

“Dengan begitu, kami harapkan nanti bisa berkembang maju sejajar juga dengan majunya kampus yang ada di tanah air ini. Jadi mohon doa restunya, karna kalau kita perhatian dengan sumber daya manusia, Insyaallah tentunya bisa menjadi yang terbaik yang pada akhirnya bonus demografi kita mendapatkannya,” pungkas Gubri. ***

Menampilkan Gambar dengan HTML gambar