Ketua BPN Prabowo-Sandi: Nasionalisme Luluh Karena Duit Kapitalis

0
4

Jakarta, AmiraRiau.Com-Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso mengajak negara dan bangsa Indonesia untuk merevitalisasi nasionalisme. Pasalnya, saat ini rasa nasionalisme bangsa sudah luntur.

Hal tersebut disampaikannya saat ngopi Bareng Djoksan di Kopi Bos, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (27/12).

“Kita perlu merevitalisasi nasionalisme, saudara-saudara sekalian nasionalisme kita sudah luluh, luluh nasionalisme kita. Kalau dihadapkan kapitalisme kita kalah, kalah kita sebagai bangsa yang nasionalismenya sudah luluh, makanya kita perlu merevitalisasi nasional,” kata Djoko, sebagaimana dilansir merdeka.com.

Menurutnya, luluhnya rasa nasionalisme tersebut disebabkan mental kapitalisme yang bisa mengendalikan hal dengan uang. Dia mencontohkan, calon kepala daerah yang harus merogoh kocek sebesar Rp 20 miliar untuk maju pilkada. Kemudian, tak lama setelah menjabat malah tertangkap korupsi dan dipenjara.

“Kenapa kita bisa luluh? Karena kita dikendalikan kapitalisme, kapitalisme itu pelurunya duit, semuanya diukur dengan duit,” ucap Djoko.

Dia menilai, kondisi seperti ini layaknya masa Belanda yakni VOC dimana bangsa pernah dijajah. “Proses VOCnisasi maka kita harus melawan menyelamatkan negara ini agar bangsa ini tidak menderita,” pungkas purnawirawan Jenderal itu. (e2)

Djoko Santoso. (f: merdeka.com)