Kas Pemkab Rohul Tekor, Dana Bantuan Sekolah Dihentikan

0

ROHUL, AMIRARIAU.COM-Dana kas Pemkab Rohul mengalami ketekoran alias defisit, akibatnya bantuan operasianal sekolah daerah (Bosda) dihentikan sementara waktu, guru honorer komite terancam tak gajian.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Rohul Muhammad Zen mengakui dana Bosda dihentikan tiga bulan terakhir karena dana APBD Rohul tahun ini mengalami defisit.

Ia mengatakan pada 2016 akan datang, dana Bosda akan kembali dianggarkan untuk merealisasikan bantuan khusus guru komite sekolah.

Karena tak bisa berbuat banyak, Disdikpora Rohul, diakui M. Zen, telah memberikan solusi ke beberapa sekolah agar menggunakan dana BOS pusat untuk pembayaran gaji ataupun honor guru komite.

Seperti dialami guru komite di SMAN 1 Tambusai Utara, akibat dihentikan dana Bosda tiga bulan terakhir, sekira 20 guru komite setempat terancam tak gajian.

Kepala SMAN 1 Tambusai Utara, Eri Mulyadi, menerangkan 50 persen dari dana Bosda digunakan untuk membayar honor guru komite. Namu, dengan dihentikan penyaluran, hal itu menjadi masalah.

Selain tak bisa menggaji guru komite, pihak sekolah juga tidak bisa memperbaiki fasilitas sekolah yang rusak, seperti ruangan belajar SMAN 1 Tambusai Utara yang kini kondisinya memprihatinkan, termasuk terbatasnya sarana dan prasarana sekolah.

”Saat ini kami mencari dana untuk memperbaiki fasilitas sekolah dengan mengajukan proposal bantuan, mulai ke Disdikpora (Rohul) sampai ke provinsi (Disdik Riau),” jelas Eri dan mengakui proposal mereka belum ada jawaban. (Yus)