HUT ke-100 Damkar Dipusatkan di Pekanbaru, Ini Harapan Bupati Bengkalis

HUT ke-100 Damkar Dipusatkan di Pekanbaru, Ini Harapan Bupati Bengkalis

Pekanbaru, AmiraRiau.Com-Bertempat di stadion Kaharuddin Nasution, jalan Yos Sudarso, Rumbai, Kota Pekanbaru, Rabu, 6 Maret 2019, dilaksanakan upacara peringatan 100 tahun atau satu abad Pemadam kebakaran (Damkar).

Bertindak selaku inspektur upacara satu abad Damkar yang disatukan dengan peringatan ulang tahun ke-69 tahun Satpol PP dan ke-57 Satlinmas tersebut Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Sebagaimana harapan Mendagri, selain satu sama lain harus senantiasa bersinergi, seluruh aparatur Damkar, Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) dan Satlinmas (Satuan Perlindungan Masyarakat), ketiganya harus benar-benar melaksanakan peran penting dan tugas masing-masing dengan baik, benar dan berkualitas.

Adapun tugas Damkar adalah melakukan pencegahan, pengendalian, penyelamatan, dan penanganan bahan berbahaya beracun kebakaran, serta melakukan inspeksi dan investigasi masyarakat dalam kejadian kebakaran. Kemudian, melaksanakan pencegahan dan pemberdayaan penanggulangan kebakaran, serta penyelamatan dalam kondisi yang membahayakan manusia.

Sedangkan Satpol PP dibentuk untuk meneggakan Peraturan daerah dan Peraturan Kepala Daerah, serta menyelenggarakan ketertiban umum dan ketenteraman, serta menyelenggarakan perlindungan masyarakat.

Sementara Satlinmas, secara khusus dibentuk dan disiapkan untuk melaksanakan kegiatan penanganan bencana, ikut memelihara ketenteraman ketertiban masyarakat, membantu penanganan ketenteraman ketertiban dan keamanan dalam penyelenggaraan pemilu, serta membantu upaya pertahanan negara.

Standar Pelayanan Minimal

Sebagaimana juga harapan Mendagri, Bupati Amril Mukminin juga berharap seluruh penyelenggaraan urusan kebakaran yang dilaksanakan Dinas Damkar Kabupaten Bengkalis benar berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Memang, dalam sambutannya Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, selain harus berdiri sebagai sebuah institusi (Perangkat Daerah), penyelenggaraan sub urusan kebakaran di daerah, harus berpedoman pada SPM.

“Dalam SPM ini, layanan diberikan kepada setiap orang warga negara, dan menjadi salah satu indikator kinerja pemerintahan daerah,” tegas Mendagri Tjahjo Kumolo, sebagaimana siaran pers yang diterima amirariau.com.

Masih menurut Mendagri Tjahjo Kumolo, capaian SPM pemadam kebakaran menjadi salah satu indikator penilaian kinerja Kepala Daerah yang disampaikan kepada Pemerintah Pusat dalam LPPD (Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah). “Penilaian kinerja terbaik dalam LPPD melalui proses perbandinqan antar pemerintah daerah,” ujarnya, mengingatkan. (e2)

Previous 2019, Pemkab Bengkalis Sediakan Rp20 M untuk Anggaran Tanggap Darurat
Next Bupati Amril Minta Semua OPD Terus Berupaya Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

About author