Himbauan Belajar di Luar Kelas Oleh Pemkab Bengkalis

0
5

BENGKALIS (amirariau.com) – Besok, Kamis, 7 November 2019, dalam rangka memperingatai Hari Anak Internasional 2019, secara serentak di Satuan Pendidikan di Indonesia, dilaksanakan “Sehari Belajar di Luar Kelas”.

“Alhamdulillah. Sampai Selasa malam, 5 November 2019, Kabupaten Bengkalis masih di peringkat pertama di Provinsi Riau untuk partisipasi “Sehari Belajar di Luar Kelas”, jelas Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak H Raja Arlingga, melalui Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Wasiah, Rabu, 6 November 2019.

Kata Wasiah, sampai kemarin malam, sudah 233 Satuan Pendidikan (dari PAUD s.d. SLTA), yang mendaftar untuk ikut OCDay (Belajar Sehari di Luar Kelas), besok.

Di Kecamatan Bengkalis, jelas Wasiah, ada 66 Satuan Pendidikan (SP), dan Bathin Solapan 23 SP.

Lalu, Bantan 41 SP, Bandar Laksamana 10 SP, Mandau 22 SP, Siak Kecil 34 SP, Rupat 18 SP, dan Rupat Utara 19 SP.

Menurut Wasiah, Out Door Classroom Day (OCDay) merupakan bagian dari sekolah ramah anak.

“Tujuannya untuk menunjang komponen poses pembelajaran yang ramah anak,” ujar Wasiah.

Selain itu dapat meningkatkan pengetahuan dan tumbuh kembang anak untuk mendukung budaya dan cinta tanah air, serta meningkatkan kreatifitas, mendekatkan anak pada lingkungan dan menjadikan anak lebih cerdas gembira.

“OCDay adalah satu hari kegiatan dalam satu hari khusus belajar di luar kelas dan memprioritaskan anak untuk bermain. Bermain adalah satu di antara 31 hak anak yang harus dipenuhi untuk mewujudkan Indonesia layak anak tahun 2030,” jelas Wasiah.

Ada 17 Kegiatan

Berdasarkan petunjuk teknis “Belajar Sehari di Luar Kelas” yang diterima dari Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak DPPA, ada 17 aktivitas yang dilakukan selama OCDay besok.

Sebagai penguatan pendidikan karakter (PPK), pertama, siswa disambut guru dengan 3S (sapa, senyum, dan salam). Lalu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kegiatan lainnya, untuk mewujudkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dilaksanakan kegiatan cuci tangan sebelum makan, selama 5 menit.

Sebelum sarapan bersama yang disiapkan oleh orang tua  dalam rangka  pemenuhi gizi seimbang selama 30 menit, dilakukan doa bersama sebelum makan selama 2 menit guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Sebelum diakhiri dengan menyanyikan lagu nasional Maju Tak Gentar, dalam kegiatan yang akan berlangsung pukul 07.00 s.d. 10.00 WIB tersebut, terlebih dahulu dilakukan deklarasi Sekolah Ramah Anak dan  pelantikan tim Sekolah Ramah Anak.

Ingin tahu petunjuk teknis “Sehari Belajar di Luar Kelas”.