Dugaan Pelanggaran Izin Lahan, DPRD Riau akan Panggil 721 Perusahaan

Perkanbaru, AmiraRiau.Com-DPRD Riau menindaklanjuti dengan memanggil kembali perusahaan-perusahaan yang disinyalir melakukan pelanggaran soal izin lahan beberapa tahun lalu.

Mantan Ketua Pansus Monitoring dan Evaluasi Perizinan Lahan DPRD Riau Suhardiman Amby mengatakan sebelumnya pihaknya melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap komitmen perusahaan-perusahaan yang masuk dalam temuan pansus. “Sebanyak 721 dari total perusahaan yang kita monitoring dulu kini telah direkomendasikan untuk kita panggil,” sebutnya pada wartawan, Jumat (28/12), dilansir riaupagi.com.

Perusahaan tidak perlu khawatir jika telah melakukan evaluasi dan berkomitmen untuk mematuhi segala aturan yang berlaku. Menurutnya, bagi perusahaan yang tetap melanggar aturan dan tidak melakukan perbaikan, sesuai dengan temuan pansus, dewan akan menyerahkan kepada aparat hukum untuk ditindaklanjuti. “Tiga tahun kita beri masa perbaikan, perusahaan yang tidak mengindahkan temuan pansus kami menyerahkan ke aparat penegak hukum,” sebutnya.

Potensi pajak di 2012 seharusnya Rp20 triliun, untuk PPN, PPB, PPH. Waktu itu hanya tertagih Rp9 triliun oleh Kanwil Direktorat Jenderal Pajak. Setelah dilakukan evaluasi, yang tertagih sekarang sudah Rp17 triliun. “Ini sudah cukup baik karena pihak perusahaan telah mematuhi rekomendasi pansus,” sambungnya. Eks pansus juga mengevaluasi soal lingkungan tentang tanaman kehidupan yang harus diperbaiki perusahaan. (e2)

Suhardiman Amby. (f: int)

Previous Azis Zaenal Dimakamkan di Kuapan, Wako Pekanbaru Firdaus Mengaku Merasa Kehilangan
Next Banyak Sentimen Negatif, Harga CPO Amblas 1% Lebih Pekan Ini

About author