Duduk di DPD RI, Edwin Pratama Putra gelar Tasyakuran di Kampung Halaman

0
11

BANGKINANG (amirariau.com) – Sebagai wujud rasa terimakasih atas terpilihnya Edwin Pratama Putra, sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Riau, hari ini Sabtu (9/11/19) digelar Tasyakuran Rakyat Riau “Orasi Kebangsaan dan Kemajuan Daerah” di Lapangan LPTQ Bangkinang.

Ratusan masyarakat tumpah ruah memenuhi areal acara yang dimulai sekitar pukul 09:30 WIB tersebut. Tampak hadir sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kampar.

Seperti Bupati Kampar, Plt Sekda Provinsin Riau dan jajaran pejabat tinggi lainnya. Juga hadir Dandim 0313/KPR, Kapolresta, Anggota DPR RI Fraksi PKS, Tokoh masyarakat dan pemuka Agama di Kabupaten Kampar.

Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dalam sambutanyya mengatakan, bahwa momentum Tasyakuran ini harus dimaknai sebagai awal perjuangan seorang Edwin sebagai wakil rakyat dari Provinsi Riau khususnya Kabupaten Kampar.

“Terhadap rencana akan dibangunnya Fly Over yang menghubungkan Pekanbaru-Sumbar, Pekanbaru-Jambi, yang tentu saja akan melintasi Kabupaten Kampar. Maka ini suatu langkah kemajuan daerah ini. Untuk itu saya menitipkan pesan kepada Senator muda kita, Mas Edwin untuk mendorong serta mendukung dengan segenap kemampuan,” kata Catur.

“Saya melihat periode saat ini ada sinergi yang bagus antara DPR RI, DPD RI dengan Pemprov Riau. Contohnya stadion utama riau yang diusulkan menjadi salah satu venue diselenggarakannya Piala Dunia U-20 mendatang. Saya melihat rencana ini sangat didukung oleh Para legislatif kita di Pusat dengan berbagai cara. Ini suatu hal yang sangat baik. Kita harus kompak dalam berbagai hal untuk kemajuan Riau yang kita cintai,” kata Plt Sekda Riau, Ahmad Syah Harofie.

Sementara Anggota DPR RI Fraksi PKS, Syahrul Aidi Maazad mengatakan peran DPR dan DPD akan menjadi kekuatan tambahan bagi Pemprov Riau maupun Pemkab Kampar dalam memajukan daerah.

Tasyakuran ini juga dijadikan ajang silaturrahmi serta temu kangen Edwin dengan para rekan maupun sahabatnya sesama kecil dahulu.

Sesuai agenda yang bertema Orasi Kebamgsaan dan Kemajuan Daerah, Edwin memberikan wejangan seputar kondisi kekinianyang ada di Riau.

Seperti dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas (Migas) dari Pusat ke Riau yang dinilai masih sangat kecil, mengingat Provinsi Riau penyumpang kurang lebih 50 persen Minyak untuk Nasional.

“Riau diberi ruang 22 kab/kota dan 1 provinsi lagi untuk dimekarkan. Ini tinggal bagaimana cara ‘politicalwill’ kita saja lagi. Pemda dan masyarakat harus sepakat untuk perjuangan pemekaran wilayah. Ini utk menambah insentif kita. Karena pemerintah bukan hanya melihat rasio penduduk, namun juga jumlah kabupaten atau kota yang ada,” pungkas Edwin.(Rilis)