Bupati Siak: Usai Lebaran Terjadi Penurunan Kasus Covid-19

0

Siak Sri Indrapura, AmiraRiau.Com – Bupati Siak Alfedri menyampaikan, usai lebaran Idul Fitri kemarin, terjadi penurunan kasus Covid-19 di Siak. Saat ini Dinas kesehatan tengah melakukan vaksinasi massal yang di laksanakan di setiap kecamatan.

“Alhamdulillah, kasus Covid-19 usai lebaran mengalami penurunan, sehingga kita semula zona orange manjadi kuning, dan harapan kita bisa jadi hijau. Kita terus berupaya menghimbau masyarakat dengan meningkatkan Prokes, jika terjadi di kasus positif, kita penerapan praktik 3 T (Tracing, Testing, Treatment). Kita juga saat ini tengah melakukan vaksinasi secara massal di setiap kecamatan,” ungkapnya, seusai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Gubernur Riau dan Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau, Rabu (19/5) di Balai Serindit Gedung Daerah Pekanbaru.

Alfedri mengatakan, ada sejumlah arahan yang di sampaikan Presiden Jokowi kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota se Riau dalam pertemuan itu. Pertama, kata dia, tentang penanganan kasus Covid-19 sekaligus pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Presiden minta kepada seluruh kepala daerah yang memiliki tingkat penyebaran kasus positif tinggi di daerahnya. Segera ditekan kasus-kasus yang ada. Presiden memerintahkan Menteri Kesehatan untuk mengirimkan vaksin yang banyak ke provinsi Riau dan utamanya nanti dipakai untuk vaksinasi di kota Pekanbaru dan di Dumai,” ujar Alfedri mengulang arahan Presiden saat di temui usai rapat.

Kunjungan Presiden juga dikarenakan melihat Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) masuk dalam tiga provinsi yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) rumah sakit (RS) di atas 50 persen. Dengan vaksinasi secara massal dapat segera mencapai perkembangan komunal.

“Ketiga provinsi tersebut adalah Sumatera Utara (Sumut) yang tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) mencapai 56 persen, Kepulauan Riau (Kepri) mencapai 53% dan Riau mencapai 52%. Termasuk RS kita yang keterisian tempat tidurnya, boleh di bilang 99 persen penuh,” ungkapnya.

Kemudian indikator pengendalian pandemi Covid-19, penyebaran varian baru Covid-19 dan terakhir pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Pak Presiden berulang kali mengingatkan, kami. sekali lagi hati-hati kepada semua kepala daerah agar terus waspada terhadap peningkatan kasus Covid-19, saya juga meminta kepada seluruh kepala daerah untuk memperhatikan pertumbuhan ekonomi baik itu tingkat provinsi maupun di kabupaten/kota,” pintanya.

Kunjungan Kerja Presiden RI Jokowi ke Riau didampingi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (wsc)