Bupati Rohul Sebut Kebersamaan Kunci Penting dalam Membangun Desa

Bupati Rohul Sebut Kebersamaan Kunci Penting dalam Membangun Desa

BUPATI Rohul (Rokan Hulu) H. Sukiman mengatakan dengan semangat kebersamaan, maka pembangunan yang telah direncanakan akan berjalan lancar. ”Semua harus ada kemauan, baik itu Kadesnya, BPD, dan masyarakatnya. Jangan ada lagi bicara pilkades. Semua harus bersama-sama membangun desa. Jangan ada saling menyalahkan. Tidak ada lagi yang gitu-gituan, yang ada hanya kebersamaan,” tegasnya.

Bupati Sukiman mengatakan hal itu saat melantik 35 kades (kepala desa) hasil pemilihan kepala desa serentak tingkat Kabupaten Rokan Hulu tahun 2018 lalu, Senin (28/1/2019). Sementara, sisa 16 Kades terpilih lainnya akan dilantik pada tahap berikutnya pada Juni 2019. Hal ini disebabkan karena 15 desa menunggu habis masa jabatan Kepala Desa periode sebelumnya. Sedangkan 1 desa masih menunggu proses hukum.

“Semua harus ada kemauan, baik itu Kadesnya, BPD, dan masyarakatnya. Jangan ada lagi bicara pilkades. Semua harus bersama-sama membangun desa. Jangan ada saling menyalahkan. Tidak ada lagi yang gitu-gituan, yang ada hanya kebersamaan,” tegas Sukiman.

Pada kesempatan itu juga, Bupati Rohul mengultimatum kepala desa yang baru dilantik agar menjalankan anggaran sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Jika anggaran disalah gunakan maka yang bersangkutan harus menerima konsekwensinya.

“Bantuan desa ada dibantu negara. Uang itu harus dimanfaatkan untuk pembangunan Desa, jangan ada kebocoran. Oleh sebab itu Kepala Desa mesti hati-hati menjalankannya. Kalau semua bisa dijalankan dengan baik, maka Desa yang dipimpin tentu akan maju. Kalau dalam memimpinnya tidak bagus, maka pilkades berikutnya tidak akan dipilih masyarakat lagi,” tegas Sukiman.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Rohul, Irpan Rido, menerangkan kendala 16 yang belum dilantik tersebut bukan karena sengket Pilkades, tapi karena menunggu masa jabatan kepala Desa yang lama akan berakhir, dengan sisa masa jabatan yang bervariasi. Ada yang 3 bulan, 4 bulan, bahkan ada yang 5 bulan lagi baru berakhir.

“Untuk persamaan pelantikan, kemungkinan akan dilaksanakan kembali pada awal atau akhir bulan Juni 2019 mendatang. Sedangkan 1 desa di antaranya belum bisa dipastikan karena masih menunggu proses hukum, karena kades terpilih menampar warga dan bukan karena sengketa pilkades,” kata Irpan Rido, dilansir riaumandiri.co. (Adv/Pemkab Rokan Hulu)

Bupati Sukiman saat melantik sejumlah kades. (f: rmc)

Previous Wakil Bupati Inhil Hadiri Peresmian Kantor Polsek Batang Tuaka
Next Bupati Inhil Terima Rapor SAKIP 2018, Bobot Penilaian Alami Kenaikan

About author