Bupati Rohul Minta ASN Tetap Kedepankan 3 Peran Utamanya

0

Bupati Rohul Minta ASN Tetap
“Kita berikan selamat ke para Bidan yang telah CPNS ini. Semoga kinerjanya terus ditingkatkan dengan pengabdiannya rela membantu masyarakat dengan baik.”

BUPATI Rohul (Rokan Hulu) H. Sukiman meminta segenap jajaran ASN (aparatur sipil negara) di daerah itu dituntut untuk tetap mengedepankan tiga peran utamanya, yakni sebagai Abdi Negara, Abdi Masyarakat dan Abdi Pemerintah. Bupati mengatakan itu sempena Hari Kesadaran Nasional tahun 2019.
“Saya harapkan, Hari kesadaran Nasional bukan hanya rutonitas dilaksanakan, namun dapat memotivasi untuk senantiasa bekerja secara profesional Dan terus berupaya Tingkatkan pelayanan ke masyarakat, ” imbau Bupati Sukiman saat berpidato pada Upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor? Bupati, Rabu (17/7/2019) pagi. Di kegiatan itu hadir Kajari Rohul, Ketua PN Pasir Pangaraian, Sekda Rohul Abdul Haris, para Asisten, para pejabat Eselon II, III Dan IV, perwakilan Kapolres Rohul, Koramil 02/ Rambah.
Pada acara yang sama, sebanyak enam bidan daerah Pegawai Tidak Tetap (PTT?) Kementrian Kesehatan (Menkes) RI yang bertugas di enam Puskesmas Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menerima Surat Keputusan sebagai Calon Pegawai Negeri (SK CPNS) Daerah. Pemberian SK CPNS Daerah, sudah diserahkan Menpan Reformasi Birokrasi ke 6 Bidan PTT Kemenkes, melalui Bupati Rohul H. Sukiman, usai Upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman Kantor? Bupati, Rabu (17/7/2019) pagi.
Sesuai laporan BKPP Rokan Hulu, Nomor: 800/ BKPP-PRK/ 625 tanggal 16 Juli 2019, enam Bidan PTT Kemenkes, yang menerima SK CPNS Daerah? bertugas di enam Puskesmas yang ada di Kabupaten Rohul, dan sudah mengabdi sejak 2008. Di mana keenam Bidan PTT yang menerima SK CPNS Daerah, yakni Nurhamida yang bekerja di UPTD Puskesmas Rambah Samo 1,? Rita Aminah bekerja di UPTD Puskesmas Tambusai Utara 2, Merawati bekerja di UPTD Puskesmas Tandun 2.
Kemudian Bidan Sri Rahayu bekerja di UPTD Puskesmas Pendalian IV Koto, Delpi Pangaribuan bekerja di UPTD Puskesmas Tambusai, dan Rosanta Maria bekerja di UPTD Puskesmas Bonai Darussalam.
Bupati Rohul H. Sukiman,mengatakan, ke 6 Bidan yang menerima SK CPNS Daerah ini sebelumnya merupakan Bidan PTT Kemenkes tahun 2016. Sebelumnya mereka tidak bisa diangkat sebagai CPNS karena sudah melebihi usia 35 tahun. Tapi, sejak keluarnya Keputusan Presiden Nomor 25 tahun 2018 tentang Batas Usia Jabatan Dokter, Dokter Gigi dan Bidan paling tinggi 40 tahun, mereka akhirnya bisa diangkat menjadi CPNS.
Bupati menambahkan, pengangkatan 6 Bidan PTT Kemenkes sebagai CPNS juga sesuai dengan Keputusan Menpan Reformasi Birokrasi Nomor: B/ 092/ FPTT/ S.SM.01.00/ 2019 tentang Penyampaian Penetapan Kebutuhan/ Formasi di lingkungan Pemda berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 25 tahun 2018. Dimana Pengangkatan CPNS ke enam Bidan PTT Kemenkes juga dikuatkan dengan Surat ?Keputusan Bupati Rokan Hulu Nomor: Kpts.813/ BKPP/527/ 2019 tentang Pengangkatan CPNS Daerah di lingkungan Pemkab Rohul.
Kata Bupati, dari enam Bidan yang telah menerima SK CPNS, 5 orang di antaranya Golongan II/c 5 orang, dan seorang Bidan lagi Golongan II/a. “Kita berikan selamat ke para Bidan yang telah CPNS ini. Semoga kinerjanya terus ditingkatkan dengan pengabdiannya rela membantu masyarakat dengan baik,” harapan besar Bupati Rohul, Sukiman. (e2/hrc)