Bertemu Dubes Malaysia, Gubri Bahas Kelanjutan Pembangunan Pelabuhan Dumai-Malaka

PEKANBARU – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar terima kunjungan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident Malaysia untuk Republik Indonesia Dato Syed Md Hasrin Syed Hussin di Kediaman, Selasa (24/10/2023).

Orang nomor satu di Bumi Melayu Lancang Kuning itu merasa sangat senang hati bisa menerima kunjungan Duta Besar Malaysia dan rombongan dari Jakarta.

“Alhamdulillah kita mendapat kunjungan dari Dubes Malaysia dan kita menerima beliau dengan senang hati karena ini merupakan kunjungan pertamanya ke Riau,” kata Gubernur Syamsuar saat diwawancarai usai pertemuan.

Gubernur Syamsuar menjelaskan bahwa selain silaturahmi Duta Besar Malaysia ini nantinya juga akan berkunjung ke Konsulat Malaysia yang ada di kota Pekanbaru.

Konsulat adalah jabatan konsul. Konsul merupakan orang yang diangkat dan ditugasi sebagai wakil pemerintah suatu negara dalam mengurus kepentingan perdagangan atau perihal warganegaranya di negara lain.

Ia mengaku telah mendapatkan informasi tentang kemajuan kerja sama baik di bidang ekonomi, budaya dan sosial antara Indonesia dan Malaysia yang terjalin dengan erat sampai saat sekarang ini.

“Ini merupakan komitmen antara kedua pemimpin negara baik Indonesia maupun Malaysia,” ujarnya.

Saat pertemuan berlangsung Gubernur Syamsuar juga memberikan pemaparan terhadap potensi yang ada di Riau dengan harapan pengusaha dari Malaysia lebih banyak lagi berinvestasi di Riau yang memiliki julukan negeri Lancang Kuning.

“Kita dalam pertemuan tadi juga telah menceritakan yang berkaitan tentang pengembangan investasi sekaligus peluang-peluang yang memungkinkan untuk berinvestasi,” terangnya.

Mantan Bupati Siak dua periode itu berharap dengan datangnya Dubes Malaysia ke Riau akan menambah minat pengusaha dari Malaysia untuk berinvestasi di Riau.

“Mudah-mudahan semakin banyak pengusaha dari Malaysia yang berinvestasi disini untuk membuat usaha dan tentunya kami akan menyambut baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Syamsuar mengatakan bahwa Provinsi Riau merupakan daerah yang paling diminati pengusaha-pengusaha dari Malaysia untuk berinvestasi.

“Faktanya dari seluruh investasi yang ada di daerah ini, pengusaha yang terbanyak ke dua di Riau berasal dari Malaysia,” kata Syamsuar, Selasa (24/10/2023).

Namun meskipun demikian, orang nomor satu di Riau itu berharap tidak hanya kerja sama di bidang investasi saja yang diperkuat. namun juga di bidang ekonomi, pariwisata, dan pendidikan.

“Sejauh ini hubungan kita dengan Malaysia sudah terjalin dengan baik namun kedepan diharapkan lebih baik lagi,” terangnya.

Begitu juga dengan adanya kunjungan Duta Besar Malaysia ke Riau diharapkan lebih banyak lagi pengusaha-pengusaha dari Malaysia berinvestasi atau berusaha di negeri Riau.

“Mudah-mudahan kedatangan beliau membawa berkah untuk negeri kita ini dan harapannya lebih banyak lagi pengusaha-pengusaha Malaysia berusaha atau berinvestasi di negeri Melayu Lancang Kuning ini,” pungkasnya.

Dato Syed Md Hasrin Syed Hussin menjelaskan bahwa investor kedua terbesar di Riau adalah pengusaha dari Malaysia salah satu industrinya yaitu sawit.

Lanjutnya, dari segi lainnya yaitu pembinaan jalan TOL dan perdagangan. Ke depan, ia berharap hubungan Malaysia dan Indonesia lebih diperkokoh khusunya di bidang ekonomi kedua negara.

“Khususnya di Riau telah banyak kerja sama yang kita lakukan terutama di daerah Malaka, Johor, dan Selangor,” pungkasnya.

Saat kunjungan Duta Besar Malaysia di Kediaman Gubernur Riau ada beberapa yang dibahas diantaranya kelanjutan dari pembangunan Pelabuhan Dumai-Malaka, persoalan narkoba, wisata, usaha, ekonomi budaya dan sosial dan sebagainya.

Saat pertemuan Gubernur Syamsuar didampingi Perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau, Plt. Asisten III Setda Provinsi Riau, Aryadi, Kadiskominfotik Riau Erisman Yahya, Kepala Disperindagkop UKM Riau M Taufiq OH, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau Imron Rosyadi.

Menampilkan Gambar dengan HTML gambar