Beni Suhartono, Sekwan DPRD DIY: “Difasilitasi, karena Kita Memang Memerlukan Pers”

Beni Suhartono, Sekwan DPRD DIY: “Difasilitasi, karena Kita Memang Memerlukan Pers”

SEKRETARIS DPRD DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) Beni Suhartono mengatakan, kemitraan yang dijalin pihaknya dengan kalangan pers di daerah tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa antara kedua belah pihak saling membutuhkan, terkait dengan bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Pers memerlukan kita untuk mendapatkan sejumlah informasi terkait dengan lembaga dewan,” kata Beni kepada Amirariau.com melalui selularnya, Minggu (9/12/2018).

Sementara di bagian lain, menurut Beni, lembaga legislatif juga sangat memerlukan pers, terutama dimaksudkan untuk menyampaikan sejumlah informasi yang dinilai layak untuk diketahui secara luas oleh publik.

“Karena saling membutuhkan, mbok, ya, apa salahnya kita bangun jalinan kerjasama yang saling menguntungkan, dengan catatan: selagi tidak mengintervensi tugas masing-masing pihak,” sebutnya. “Alhamdulillah, sejauh ini antara kita dengan pers tetap terjalin kolaborasi yang baik, yang dinilai mampu memperkuat tugas masing-masing pihak yang terlibat dalam jalinan kerjasama itu,” katanya..

Beni mengakui, institusi yang ia pimpin sangat memerlukan pers, terutama untuk mempublikasikan sejumlah hal yang memang layak untuk diketahui oleh publik. Makanya, imbuh Beni, secara berkala pihaknya menggelar pertemuan dengan kalangan pers, antara lain dimaksudkan untuk mempublikasikan suatu atau berapa hal yang dinilai layak untuk diketahui secara luas oleh masyarakat.

Ia menyebut contoh ketika DPRD dan Pemprov DIY mengesahkan Perda (Peraturan Daerah) tentang Transportasi Tradisional. “Kami menilai pers perlu dilibatkan secara intensif untuk memasyarakatkan perda dimaksud,” katanya. Sebab, diakui Beni, seiring perjalanan waktu dan kemajuan sektor transportasi, sejumlah alat transportasi tradisional sudah mulai terdesak di DIY.

Begitu pun ketika DPRD bersama Pemprov DIY mengesahkan Perda APBD DIY tahun 2019 pada 2 November lalu. Menurut Beni, baik sebelum atau sesudah perda itu disahkan, kalangan pers dilibatkan, terutama dimaksudkan untuk mengetahui informasi-informasi yang dinilai layak diketahui oleh publik.

Alhamdulillah, sinergitas yang terbangun sejak lama, sejauh ini masih tetap terjalin dengan baik,” katanya. (ismi)

Previous Harga Minyak Naik, Ini Dampaknya Menurut Menkeu
Next Bawaslu: 1.247 Pelanggaran Kampanye Terjadi Sejak 23 September

About author