Bendahara BOS Madrasah Rohul Ikuti Sosialisasi

0

PASIRPENGARAIAN, AMIRARIAU.COM-Untuk mencegah petugas tersandung hukum, sebanyak 57 Bendahara BOS (bantuan operasional sekolah) madrasah dari 16 kecamatan di Kabupaten Rohul (Rokan Hulu) mengikuti Sosialisasi BOS Tahun Anggaran 2015 di convention hall Masjid Agung Madani kawasan Islamic Center Pasirpengaraian, Selasa (31/3/2015).

Kepala Kantor Kemenag (Kakankemenag) Rohul Ahmad Supardi Hasibuan mengatakan, setiap tahun madrasah di Rohul menerima dana BOS, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA).

Pada tahun ini, jelas Supardi, lebih dari 20 ribu pelajar tersebar di 64 madrasah, baik MI, MTs, dan MA, mendapatkan bantuan dana BOS sekitar Rp4 miliar.

Adapun besaran yang diterima pelajar dalam tiga bulan sekali, terdiri murid MI menerima BOS Rp700 ribu per murid, siswa MTs menerima Rp1 juta per siswa, dan siswa MA menerima BOS Rp1,2 juta per siswa.

”Ini uang negara, jadi harus dipertanggung-jawabkan. Sebab secara berkala ada pemeriksaan dar BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi),” kata Supardi usai acara sosialisasi, Rabu (1/4).

Menurut Supardi, ada tiga pokok yang perlu diperhatikan, pertama masing-masing sekolah ada SK Manajemen BOS, kedua harus ada buku kas umum yaitu laporan uang masuk dan keluar.

”Ketiga, penggunaan dana BOS tidak boleh menyimpang dari 13 item yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kadang-kadang, ada Bendahara yang salah penggunaan, hal itu harus diperbaiki,” himbaunya.

Supardi mengharapkan ke depan seluruh Bendahara BOS madrasah harus konsisten dalam manajemen dana BOS, seperti penggunaan uang harus ada kuitansi pengeluaran. ”Harus benar-benar dilakukan sesuai aturan, sebab setiap tahun ada pemeriksaan, termasuk tiga bulan pertama,” tegasnya.

”Sosialisasi ini sudah menjadi tugas kita. Kita akan sedih jika ada yang bendahara yang tersandung kasus hukum hanya gara-gara dana BOS,” tandasnya. (yus)

 21 total views,  1 views today