Bagikan Zakat di Kandis, Wabup Siak Ajak Mendoakan Muzzaki Selalu Sehat

0

Siak Sri Indrapura, AmiraRiau.Com – Wakil Bupati Siak Husni Merza menyerahkan zakat secara simbolis kepada seorang mustahik di masjid Nurul Hijrah, kelurahan Simpang Belutu, kecamatan Kandis, Senin (19/10/2021). Husni mendorong agar mustahik meningkat ekonominya hingga tahun mendatang bisa masuk ke kategori muzaki, orang yang membayar zakat.

“Mari sama-sama kita doakan para muzakki agar terus dimurahkan rezekinya, dan selalu diberikan kesehatan dalam beraktifitas. Semoga muzaki-muzaki ini akan selalu menjadi muzaki untuk tahun-tahun berikutnya,” kata Husni, saat menghadiri pendistribusian zakat oleh Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Siak.

Wabup juga meminta Baznas Siak membina para mustahik agar meningkat perekonomiannya, sehingga tahun depan ada yang masuk menjadi muzaki.

“Jika hari ini kita menerima zakat 1 juta, semoga kedepannya kita bisa membayarkan zakat, meskipun hanya 100 ribu. Jangan sampai berpikiran kita hanya ingin menerima zakat,” ucap Husni.

Wabup juga berharap semoga yang saat ini belum membayarkan zakatnya meskipun haul dan nisabnya sudah sampai terbuka pintu hatinya untuk membayarkan zakatnya segera. Masyarakat yang ingin membayar zakat juga diajak untuk membayarkan zakatnya ke Baznas.

“Semakin banyak orang yang mengeluarkan atau membayarkan zakatnya, semakin banyak kita bisa membantu orang yang membutuhkan,” tutup Husni.

Baznas Kabupaten Siak mendistribusikan zakat sebanyak Rp 202 juta untuk masyarakat kecamatan Kandis di Masjid Nurul Hijrah, Kelurahan Simpang Belutu.

Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Baznas Kabupaten Siak, Samparis mengatakan, jumlah zakat tersebut dibagikan kepada 202 mustahik, orang yang berhak menerima zakat di kecamatan itu. Masing-masing Mustahik mendapatkan Rp 1 juta dana zakat untuk keperluan konsumtif penerima.

“Dari Rp 1 juta hak mustahik tersebut, kita berikan berupa uang tunai Rp 700 ribu dan kita berikan pula paket sembako seharga Rp 300ribu. Jadi total hak masing-masing Rp 1 juta, namun berbentuk uang tunai dan paket sembako,” kata Samparis.

Ia menerangkan, kebijakan Baznas memberikan zakat berupa uang tunai dan paket sembako merupakan kebijakan yang sah secara syariah dan hukum negara. Tujuannya supaya sebagian dana zakat konsumtif yang diberikan untuk keperluan bahan makanan pokok keluarga.

“Uang cash-nya bisa untuk kebutuhan lain dalam memudahkan kehidupan mustahik. Jangan sampai uang tersebut digunakan untuk keperluan yang tidak penting,” kata dia.

Samparis mengatakan, Kecamatan Kandis merupakan salah satu kecamatan dengan pengumpulan zakat terbanyak setelah Kecamatan Kerinci Kanan di kabupaten Siak. Kecamatan Kandis juga merupakan kecamatan terakhir pada pendistribusian zakat pola konsumtif tahap IV tahun 2021 ini.

“Semoga tahun depan Kandis lebih banyak lagi hasil pengumpulan zakatnya, sehingga pendistribusian juga akan semakin melimpah,” kata dia. (wsc)

 13 total views,  1 views today