Ade Hartati Rahmat : Angka Stunting di Riau Harus Ditekan Hingga Capai Angka Nol

0
8

Pekanbaru (amirariau.com) – Angka stunting atau tubuh kerdil di Riau masih tergolong tinggi. Hal ini dibuktikan dengan termasuknya Riau ke dalam salah satu prioritas daerah yang digencarkan untuk menjalankan program anti stunting.

Beberapa Kabupaten di Riau masih tergolong daerah dengan angka stunting yang perlu perhatian khusus seperti Kabupaten Rokan Hulu sejak tahun 2013 karena masih berada di atas rata-rata angka nasional.

Saat ditemui di Gedung DPRD Provinsi Riau pada (02/12/2019) Ade Hartati Rahmat yang merupakan anggota Komisi V DPRD Provinsi Riauengungkapkan, “Saat ini angka stunting di Provinsi Riau masih tinggi. Anggaran pemerintah daerah untuk sektor kesehatan sendiri belum menyasar khusus untuk penekanan angka stunting. Anggaran yang diperuntukkan sektor kesehatan masih harus dibagi dengan kebutuhan lain seperti pengobatan pasien dan lain sebagainya”.

Anggota DPRD Riau Fraksi PAN ini juga membenarkan bahwa ke depannya harus ada audiensi dengan Dinas Kesehatan untuk membahas secara mendalam mengenai penekanan angka stunting di Provinsi Riau.

“Masalah ini harus didudukkan terkait koordinasi, kewenangan serta sinkronisasi program untuk menggaris nol kan stunting. Kelemahan kita tidak bisa menyentuh langsung karena dibatasi oleh tupoksi. Pihak yang bersentuhan langsung adalah kabupaten kota, namun hal ini tidak membuat provinsi lepas tangan. Justru hal ini harus diperhatikan agar anggaran daerah tidak hanya menyasar padaanggaran kuratif tapi juga anggaran prefentif. Ke depannya bagaimana anggaran itu juga harus digunakan untuk pencegahan tanpa harus mengabaikan pengobatan kepada pasien”, ungkap Legislator dua periode DPRD Provinsi Riau ini.

Edukasi kepada masyarakat yang sehat sekalipun sangat penting untuk mencegah stunting. Selain itu juga perlu tindakan yang berkelanjutan tidak hanya pada saat tertentu saja.(amira)